Politik hutan ini membangun kesetaraan pengelolaan hutan enggak? Tanpa harus
mengebiri pemangku? Pola ini bisa membikin hubungan yang mutualis antara
hutan-rakyat-negara enggak?
Kayaknya, (berhadapan rakyat atau negara) hutan selalu kalah. Negara
serakah, rakyat haus. Pengelolaan hutan berbasis rakyat sekedar atas nama.
Atau, kebutuhan yang memang sudah melebihi sumberdaya?
Sehingga harus kita politiki?
ET Paripurno
Telp : 62-274-870078; Fax : 62-274-870323
E-mail : [EMAIL PROTECTED]
----- Original Message -----
From: telapak <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, September 29, 2000 11:10 PM
Subject: Re: [lingkungan] UNDANGAN PARTISIPASI
Hallo teman-teman AKTIFIS PRO DEMOKRASI '80an
Saat ini Telapak Indonesia sedang menginisiasi program Reclaiming untuk
Hutan kemasyarakatan di Jawa. Program ini sedang memfasilitasi masyarakat
sekitar hutan (FORUM FORUM RAKYAT) untuk mendapatkan kembali hak-haknya atas
pengelolaan Hutan di Jawa dari Perhutani dan Taman Nasional. Klaim ini
didasarkan atas prinsip Domein verklaring yang dilikukan Pemerintahan Hindia
Belanda melalui Agrarich Wet (1870), dari sinilah munculnya tanah negara.
Kami ingin ikut serta dalam acara ini. Untuk itu bisakah dibuatkan undang
resmi.
Pengembangan program inipun telah dilakukan dengan beberapa LSM di Jawa
Terimaksih
A. Halim
Yayasan Telapak Indonesia
Jl Sempur Kaler 16
Bogor 16154
T: (0251) 320 792 ; F: (0251) 531069
Email: [EMAIL PROTECTED]
-----Original Message-----
From: Sarasehan Aktivis <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; Date: Friday,
September 29, 2000 2:39 AM
Subject: [lingkungan] UNDANGAN PARTISIPASI
SARASEHAN AKTIFIS PRO DEMOKRASI '80an
Kelompok Studi - Pers Mahasiswa - LSM - Komite Aksi
T h e m a
" Arah Perkembangan dan Hari Depan Demokrasi "
PESERTA
Sejumlah aktifis 80-an yang kini berserak di berbagai profesi, terutama
dari
Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Salatiga, Surakarta,
Surabaya, Malang, Jember, Denpasar, Mataram, Bandar Lampung dan lain
lain.
SUMBER PENDANAAN
1. Swadaya Aktifis 80-an [ kontribusi ]
2. Sumbangan lain yang tidak mengikat
P A N I T I A
Bambang Isti Nugroho [0812-931.9135]
Nuku Soleman [13000 id 2010321]
Abdulhamid Dipopramono [0818-844.424]
Agus Edy Santoso [0811-968.681]
Amir Husin Daulay [0818-180783]
Andrinof Ch [0811-848.554]
Bambang Beathors Soeryadi [0818-960.749]
Bonar Tigor Naipospos [0811-819.174]
Damairia Pakpakhan [0274-886.264]
Dedi Ekadibrata [0818-151.491]
Fikri Thalib [0816-180.0566]
Gembos
Hadi Tjiptono 'Kacik' [0811-928.596]
Ifdhal Kasim
M Thoriq [0811-807.587]
Paskah Irianto [0811-147.075]
Poltak Ike Wibowo [0818-293.662]
Rusydi Tagaroa
Stanley Yosep Adi Prasetyo [0812-9021.178]
Syamsunar [0816-541.8943]
Theodorus Koekeritz 'Ondoz' [0816-787.069]
Tri Agus Susanto [0816-483.6715]
Ultra Syahbunan [0816-981.095]
dan lain lain
--
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/