--- "Arthur H. K." <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > [EMAIL PROTECTED] wrote: > > > > >Assalamu'alaikum > > > > > >Pertengahan tahun lalu kita dihebohkan dengan > munculnya worm (virus ?) Code Red > >dan Nimda yang banyak menghancurkan beberapa > Web Server berbasis NT. Tidak > >sedikit korban akibat serangan 'virus super' ini. > Selanjutnya banyak pihak yang > >khawatir sistem komputer mereka terinfeksi kedua > virus ini. > > > >Kehawatiran serupa juga sempat terlintas dalam > benak para Administrator Linux, > >khususnya mereka yang memiliki beberapa > workstation berbasis Windows, meski pun > >Linux dikenal sebagai OS yang memiliki tingkat > keamanan cukup tinggi. > > > >Sebagian dari mereka khawatir akan infiltrasi dan > serangan virus ke dalam server > >Linux mereka melalui beberapa workstationnya. > Kekhawatiran ini semakin menjadi, > >mengingat sifat Linux yang open source, sehingga > sangat mudah disusupi virus. > > > >Selanjutnya kekhawatiran tsb berkembang menjadi > beberapa mitos yang belakangan > >cukup santer, misalnya : > > > >- Tidak lama lagi Linux akan menjadi OS yang tidak > aman, karena ia akan menjadi > >target serangan virus selanjutnya sebagaimana > halnya Windows. > >- Mengingat sifat open sourcenya, akan mudah bagi > para hacker untuk menyusupkan > >program virus ke dalam sistem Linux. > >- Virus akan dengan mudahnya melakukan self > executing di dalam sistem Linux, > >sebagaimana yang dikenal pada sistem Windows. > >- Virus akan dengan mudah menyebar melalui e-mail > ke dalam sistem Linux, > >sebagaimana yang sering terjadi pada komputer > berbasis Windows. > > > >Berikut ini ada artikel menarik yang memfokuskan > pembahasan : "Mungkinkah Virus > >melakukan infiltrasi ke system Linux?" > > > >Semoga artikel ini dapat menjadi menjawab > keragu-raguan seputar serangan Virus > >pada sistem Linux, khususnya bagi para > administrator Linux dan para pengguna > >Linux pada umumnya. > > > >Wallahua'lam > > > > > >Wassalamu'alaikum wr. wb. > > > > > > > >Agung Primamorista > > > >================== > > > Saya rasa diserang sih udah pasti ... tp khan > kelebihan Linux itu, kita > bisa liat source code-nya ..... Jadi mnrt saya > efeknya nggak tll besar > karena kita bisa modifikasi sendiri. Lain dgn > proprietary O/S yg > closed-source. > Kalo saya liat, sebetulnya serangan virus itu > menghebat karena kelamaan > nge-patch ... Coba kalo cepat dimusnahin...khan > nggak bisa apa2 .... > > Ibaratnya kayak dokter, kalo closed-source itu kayak > dokter spesialis yg > lama ngasih bantuan. Sedangkan opensource kayak > alternatif healing -> > nggak usah nunggu dokter juga bisa.......hehehehehe > ....:) > > AHK
menurut saya kalau sistem linux diserang oleh virus misalnya yang akan hancur atau terinfeksi hanya client tersebut dan root bisa saja menghapus account client tersebut dan bisa recreate accouunt itu lagi. jadi system secara keseluruhan tetap aman. terus ada lagi kalau ada programmer yang iseng ia membuat virus dengan cara menyisipkan programnya di misalnya di apache atau php atau file apa gitu... dengan sendirinya kalau kita ngga tahu maka ketika root mau meng install program tersebut, partisi akan terkena virus. seperti virus michaelangelo atau cih yang akan meledak pada saat tertentu, mungkin virus itu juga akan bisa begitu. tapi secara general linux masih tetap aman dari virus. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Send FREE video emails in Yahoo! Mail! http://promo.yahoo.com/videomail/ -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

