Bukannya dengan sertifikasi kita jadi sedikitnya punya standard? Standard skill apa yang perlu dimiliki seseorang untuk mengerti linux, lalu standard proses bagaimana kita harus belajar.
Kenyataan bahwa orang yang sertifikat skillnya ternyata di bawah orang yang tidak memiliki sertifikat, bisa dicounter juga dengan orang yang tidak punya sertifikat belum tentu lebih baik dari sertifikat'ers Tidak semua orang excellent sehingga bisa otodidak toh..? Mungkin idenya ikut mengangkat orang orang potensial lebih banyak Kapitalisme dilawan bukan dengan cara menghindari dan menjauh saya rasa.. CMIIW :) -dedi- -----Original Message----- From: Rudy Pringadi [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Wednesday, April 10, 2002 9:37 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [admin] Re: [aktivis] Pendirian Yayasan Linux Indonesia? Saya jadi sedih nich , tadinya mengharapkan dengan mencoba menerapkan open source membuat bertambahnya ilmu pengetahuan menjadi banyak dengan keterbatasan sumber yang ada , namun dengan mulai adanya penggalangan sertifikasi apakah ini menjadikan sifat kapitalis merajalela disegala bidang , setahu saya dengan sertifikasi membuat yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin , perdagangan bebas tidak bisa di ikuti oleh pedagang yang tidak mempunyai sertifikat. meski produknya proposional namun karena tak ada biaya untuk pembuatan sertifikat. Teknisi tidak bisa diterima kerja kalau tidak punya sertifikat CISCO, sertifikat MSCD dan lain - lain , padahal tahukan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk bisa mendapat sertifikat tersebut??? Padahal yang punya sertifikat belum tentu keahliannya bisa melebihi yang tidak punya, saya lihat sendiri kok (karena saya tahu cukup dengan ikut kursus yang membayar jut -jutan bisa mendapat sertifikat tersebut) Sekali lagi bagi para pendiri Yayasan Linux Indonesia , ada pertanyaan yang mengelitik di benak saya , apakah dengan pendirian Yayasan ini dengan demikian bisa mengontrol para linuxer di indonesia , karena kalau tidak adanya sertifikasi dari Yayasan ini maka jangan harap kerja di bidang linux di Indonesia ????? Terima kasih dan maaf sebelumnya karena kekasaran kata saya , karena saya muak melihat makin miskinnya bangsa ini. salam Rudy Pringadi --- Outgoing mail is certified Virus Free. Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com). Version: 6.0.307 / Virus Database: 168 - Release Date: 12/11/01 -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

