On Tue, Jul 02, 2002 at 06:39:45PM +0700, Yudhi Kusnanto wrote:
> >
> > Dua DNS atau lebih, hanya satu yang menjadi master, yang lain menjadi
> > slave.
> 
> lebih tepat yang satu sebagai primary yang lain sebagai secondary. dalam
> konteks DNS setahu saya nggak ada master/slave. kalo sudah dirujuk oleh
> parent DNS, maka semuanya adalah master (otoritative) nggak peduli apakah
> datanya original atau secondary.

Kalau kita merujuk named.conf, untuk setiap zone ada 'type' yang bisa berisi master 
atau slave.
Kalau untuk sebuah domain (zone) pada DNS yang terpisah diset semuanya sebagai master, 
maka datanya nggak akan sinkron kecuali semuanya diedit secara manual. Justru master 
dan slave memungkinkan mekanisme sinkronisasi otomatis.


nahl

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke