On Tue, 2 Jul 2002, Nahl wrote: > > Kalau kita merujuk named.conf, untuk setiap zone ada 'type' yang bisa > berisi master atau slave. Kalau untuk sebuah domain (zone) pada DNS > yang terpisah diset semuanya sebagai master, maka datanya nggak akan > sinkron kecuali semuanya diedit secara manual. Justru master dan slave > memungkinkan mekanisme sinkronisasi otomatis.
terminologinya adalah primary dan secondary (dalam konteks database-nya). kalo dalam named.conf dikatakan sebagai master/slave itu hanya berlaku untuk konteks BIND saja, bukan RFC DNS. primary nameserver memiliki sumber data yang authoritative (secara administrative) sedangkan secondary NS mengambil data dari primary server. salam -- Yudhi Kusnanto STMIK Akakom Yogyakarta Indonesia -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

