On Sun, 22 Dec 2002, [staticx@here /]# wrote: > sudah saya cek .. > memang seharusnya /dev/hda7 untuk root ... > ada solusi lebih lanjut ? > > > -rio-
kalau pengalaman saya sendiri, menggunakan distro linux yang muat dalam 1 disket, cenderung lebih mudah. misal, saya gunakan tomsrtbt yg bisa diambil di http://www.toms.net/rb/ 1. d/l source distro mini tadi, misal source yg saya ambil adalah: tomsrtbt-2.0.103.tar.gz 2. install distro tadi ke floppy yang sudah disiapkan. 3. booting komputer menggunakan floppy linux tsb. 4. setelah selesai booting, saya mount semua partisi linux yang sudah terinstall sebelumnya di hardisk. dalam kasus saya: mkdir /mnt/linux mount -t ext3 /dev/hda5 /mnt/linux mkdir /mnt/linux/home mount -t ext3 /dev/hda6 /mnt/linux/home mkdir /mnt/linux/data mount -t ext3 /dev/hda7 /mnt/linux/data catatan: tentu ini sesuai dengan partisi yang kita gunakan sebelumnya. jika tidak hafal (emangnya kurang kerjaan ngapalin partisi), gunakan perintah berikut: fdisk -l /dev/hda, nanti outputnya akan terlihat kira2 sebagai berikut: Disk /dev/hda: 255 heads, 63 sectors, 2490 cylinders Units = cylinders of 16065 * 512 bytes Device Boot Start End Blocks Id System /dev/hda1 * 1 31 248976 82 Linux swap /dev/hda2 32 2490 19751917+ 5 Extended /dev/hda5 32 548 4152771 83 Linux /dev/hda6 549 802 2040223+ 83 Linux /dev/hda7 803 2490 13558828+ 83 Linux ** dengan melihat besarnya partisi, saya bisa menebak2 mana partisi /, /home, dan /data. siiipkan. 5. setelah partisi linux saya dimounting kembali (dan sukses tentunya), saya lakukan perintah berikut: chroot /mnt/linux /bin/bash source /etc/profile nah sekarang saya sudah ada dalam lingkungan linux yang sebelumnya sudah terinstall di hardisk saya. sekarang yang saya lakukan tinggal memperbaiki kesalahan yang menyebabkan linux saya tidak mau booting. misal dalam kasus hilang lilo, tinggal install lagi lilonya, /sbin/lilo kebetulan sekarang saya lebih menyukai grub, jadi caranya sbb: /usr/sbin/grub grub> root (hd0,4) grub> setup (hd0) grub> exit dan sekarang, boot manager saya sudah kembali jalan. OK. setelah semuanya saya cek ulang, dan dipastikan tidak ada yang salah lagi dengan linux saya ini, maka proses penyelamatan linux sudah selesai. 6. sekarang saya akan keluar dari chroot tadi dengan mengetikkan perintah: exit 7. saya unmount semua partisi cd / umount /mnt/linux/home umount /mnt/linux/data umount /mnt/linux/ catatan: jangan buru2 untuk melakukan reboot, sebaiknya pastikan semua partisi sudah di unmount terlebih dahulu. 8. reboot, ganti booting ke hd. dan linux saya alhamdulillah kembali jalan dengan lancar. panjang juga yah step2nya, tapi sebenarnya prosesnya tidak memakan waktu lebih dari 30 menit kok (tapi memang setiap kasus akan berbeda). yah at least, saya coba share pengalaman saya ini kepada temen2 semua. ** sebetulnya step2 tersebut, saya temukan ketika installasi distro gentoo tapi booting menggunakan floppy. _ cecep _ -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

