terima kasih mas ...
saya akan coba .......:)

-rio-


----- Original Message -----
From: "Cecep" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, December 24, 2002 1:25 AM
Subject: Re: [admin] Linux nggak mau boot


>
> On Sun, 22 Dec 2002, [staticx@here /]# wrote:
>
> > sudah saya cek ..
> > memang seharusnya /dev/hda7 untuk root ...
> > ada solusi lebih lanjut ?
> >
> >
> > -rio-
>
> kalau pengalaman saya sendiri, menggunakan distro linux yang muat
> dalam 1 disket, cenderung lebih mudah.
>
> misal, saya gunakan tomsrtbt yg bisa diambil di http://www.toms.net/rb/
>
>
>
> 1. d/l source distro mini tadi, misal source yg saya ambil
>    adalah: tomsrtbt-2.0.103.tar.gz
>
> 2. install distro tadi ke floppy yang sudah disiapkan.
>
> 3. booting komputer menggunakan floppy linux tsb.
>
> 4. setelah selesai booting, saya mount semua partisi linux yang sudah
>    terinstall sebelumnya di hardisk.
>
>    dalam kasus saya:
>
>    mkdir /mnt/linux
>    mount -t ext3 /dev/hda5 /mnt/linux
>    mkdir /mnt/linux/home
>    mount -t ext3 /dev/hda6 /mnt/linux/home
>    mkdir /mnt/linux/data
>    mount -t ext3 /dev/hda7 /mnt/linux/data
>
> catatan:
>    tentu ini sesuai dengan partisi yang kita gunakan sebelumnya. jika
>    tidak hafal (emangnya kurang kerjaan ngapalin partisi), gunakan
>    perintah berikut:
>
>    fdisk -l /dev/hda, nanti outputnya akan terlihat kira2 sebagai berikut:
>
>    Disk /dev/hda: 255 heads, 63 sectors, 2490 cylinders
>    Units = cylinders of 16065 * 512 bytes
>
>       Device Boot    Start       End    Blocks   Id  System
>    /dev/hda1   *         1        31    248976   82  Linux swap
>    /dev/hda2            32      2490  19751917+   5  Extended
>    /dev/hda5            32       548   4152771   83  Linux
>    /dev/hda6           549       802   2040223+  83  Linux
>    /dev/hda7           803      2490  13558828+  83  Linux
>
>    ** dengan melihat besarnya partisi, saya bisa menebak2 mana
>    partisi /, /home, dan /data. siiipkan.
>
>
> 5. setelah partisi linux saya dimounting kembali (dan sukses tentunya),
>    saya lakukan perintah berikut:
>
>    chroot /mnt/linux /bin/bash
>    source /etc/profile
>
>    nah sekarang saya sudah ada dalam lingkungan linux yang sebelumnya
>    sudah terinstall di hardisk saya. sekarang yang saya lakukan tinggal
>    memperbaiki kesalahan yang menyebabkan linux saya tidak mau booting.
>
>    misal dalam kasus hilang lilo, tinggal install lagi lilonya,
>    /sbin/lilo
>
>
>    kebetulan sekarang saya lebih menyukai grub, jadi caranya sbb:
>    /usr/sbin/grub
>
>    grub> root (hd0,4)
>    grub> setup (hd0)
>    grub> exit
>
>    dan sekarang, boot manager saya sudah kembali jalan.
>
>    OK. setelah semuanya saya cek ulang, dan dipastikan tidak ada yang
>    salah lagi dengan linux saya ini, maka proses penyelamatan linux sudah
>    selesai.
>
> 6. sekarang saya akan keluar dari chroot tadi dengan mengetikkan perintah:
>
>    exit
>
> 7. saya unmount semua partisi
>
>    cd /
>    umount /mnt/linux/home
>    umount /mnt/linux/data
>    umount /mnt/linux/
>
> catatan:
>    jangan buru2 untuk melakukan reboot, sebaiknya pastikan semua partisi
>    sudah di unmount terlebih dahulu.
>
> 8. reboot, ganti booting ke hd.
>    dan linux saya alhamdulillah kembali jalan dengan lancar.
>
>
> panjang juga yah step2nya, tapi sebenarnya prosesnya tidak memakan
> waktu lebih dari 30 menit kok (tapi memang setiap kasus akan berbeda).
>
> yah at least, saya coba share pengalaman saya ini kepada temen2 semua.
>
>
>
> ** sebetulnya step2 tersebut, saya temukan ketika installasi distro gentoo
>    tapi booting menggunakan floppy.
>
>
>
> _ cecep _



----------------------------------------------------------------------------
 Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 
250.000 tunai
 ----------------------------------------------------------------------------

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke