Seperti contoh yang diutarakan, masak untuk main game saja harus administrator? Kalo di Linux, kan kalo si root masang MTA, atau masang database, user lain bisa pake toh...nggak harus login sebagai root. Kasus gini juga pernah kejadian sama saya, karena dalem komputer saya ada dua instalasi game yang persis sama, hanya karena user lain tidak bisa main kalo nggak login sebagai saya, atau data dia tercampur oleh data game yang saya buat. Kalo di Linux, konsepnya kan user data ada di home directory user bersangkutan, jadi satu instalasi bisa digunakan banyak orang (sekali lagi tanpa perlu login sebagai root) dan data tidak tercampur aduk antar user.
Baru mulai jaman W2K dan XP aja windows mulai mengarahkan konsep securitynya ke konsep yang mirip di Unix/Linux. Tapi tetap aja, karena dasarnya berantakan dan mereka harus backward compatible sampe NT, pengembangannya juga malah makin kacau.
-- dapidc
[EMAIL PROTECTED] wrote:
sheer idiocy. it's asking for trouble, and it teaches users that security is^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
nothing but an annoyance which can be avoided by logging in as Administrator.
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ Apakah salah satu strategi FUD(Fear Uncertainty and Doubt) bagi makhluk di bumi ini, bahwa Linux (dan OS yang sejenis lainnya) itu tidak menyenangkan karena terdapat "fasilitas root"
-- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

