On Friday 15 December 2000 06:49, lukito wrote:
> Hm...obyek garapan nih. Saya coba bantu kelak. Pelan-pelan.
Jangan pelan2 Pak, dikebut aja Pak...he...he...kalo pelan2 kapan nyampenya. :)
> Sulitnya gini...Katakan saya punya ide kontribusi, misalnya
> bikin software under Linux. Karena dosen bisanya omong doang,
> maka mahasiswalah yg jalan. Katakan jadi obyek tugas akhir (TA).
> Payahnya, sudah menjadi rahasia umum, banyak proyek penelitian
> di PT yg asal-asalan (enggak peduli penelitian mhs atau dosen),
> shg tidak memenuhi standar jika dilempar ke community.
> Tidak cukup daya tarik yg membuat mereka bekerja "cukup keras".
> Kalau kita paksa, pasti mhs akan mengeluh.
Mungkin pak/bu dosennya harus bisa nunjukkin ke mahasiswa bahwa mereka gak
cuma jago omong doang....tapi juga bisa berbuat. Jadi pas mahasiswa ada
kesulitan dia bisa datang ke dosennya dan berdiskusi. Saya sendiri agak kesel
dg beberapa dosen yg saya temui, sptnya mereka merasa lebih pintar daripada
mahasiswanya, padahal kan belum tentu. Nah mungkin sikap seperti ini perlu
dihilangkan dulu, jadi antara mahasiswa dg dosen itu bisa saling kerjasama.
Tidak ada kesenjangan di antara mereka. Dosen harus nganggep mahasiswa sbg
"peer"-nya.
Saya pernah merasakan enaknya bekerja sama dg dosen luar yg nggak mo dianggap
sebagai dosen tapi dianggap sebagai "peer". :)
> Problemnya, menumbuhkan semangat open source itu susah krn
> untuk bisa memiliki semangat "memberi", seseorang harus "kecukupan"
> dulu...
Setidaknya mungkin dia harus nggak perlu mikirin urusan "dapur" kali yach....
--
Tedi Heriyanto
email : tedi-h at usa dot net (personal) URL : http://tedi.trustix.co.id
tedi at trustix dot com (business) Fax : 1-253-660-0870
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]