Pagi ini saya baca 2 berita singkat di
http://www.acm.org/technews/articles/2000-2/1215f.html
ttg. open source.

Yang pertama, ada kecenderungan pemakai software open source
untuk memprotect modifikasi yg dilakukannya pada OSS.

Yang kedua, OSS direkomendasikan untuk aplikasi high-end
untuk supercomputing, yg traditionally mrpk domain CSS.

Yang menarik buat saya, di berita pertama, ternyata model
"gift culture" yang selama ini dianut oleh OSS mulai
diganggu oleh model-model kapitalis yg cenderung tertutup.

Di berita kedua, apakah penerapan OSS di market yg demikian
sempit bisa menjamin kelangsungan hidupnya ? Tidak banyak
developer yg tertarik ke arah sana, dan by its nature
problem-problemnya kan sangat spesifik (tidak spt. misalnya,
operating system, yg terkait dengan banyak orang) ?

Lukito



----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke