From: "fade2blac" <[EMAIL PROTECTED]> | > Saya rasa semua back-end support utk Linux di Indonesia sudah siap. | > Yg belum siap justru sisi pemakai-nya. Masih kurang banyak utk | > di-eksploitasi secara bisnis (bahasa kasarnya ya..). | | Mas, menurut saya pengguna nggak bisa disalahin. Mereka kan nurut aja | dengan apa yang kita beri. Cocok dipakai, nggak cocok dibuang.
Lho...saya nggak nyalahin dan menyesalinya kok. Hanya pandangan objektif saja bahwa mereka belum menarik secara bisnis. Ada banyak jenis tanggapan vendor besar thd Linux ini. Compaq dalam suatu artikel jelas2 mengatakan "tidak mau educate market". IBM 1.3 billion for OpenSource this year dan dibuktikan dgn jalanin Linux di seluruh platformnya (x, p, i, z Series semua jalan Linux). HP gembar-gembornya support Linux, tapi ngga ada satupun driver printer utk Linux dikeluarin dia. Acer sekedar jual h/w tok...nggak mau terlibat. Untuk yg bisa melihat peluang, hal ini bisa jadi bisnis lho. | Agitprop dan advokasi mungkin sudah berjalan. Cuman perasaan orangnya 4L, alias | loe lagi loe lagi. Lebih baik tidak dilembagakan khusus tapi masing-masing aja | yang bakat provokator untuk ngomporin. Kompor kelembagaan lebih cocok jika | dituangkan dalam bentuk kegiatan. cmiiw. 4L juga nggak apa2. Mas Made udah dianggap evangelis Linux Indonesia. Menurut saya itu sudah cukup. Nggak usah terlalu banyak orang. Tugas kita2 ini yg provoke wartawan dan meng-amin-i pendapat2 beliau. | > KPLI disini jangan jadi ujung tombaknya. KPLI menurut saya hanya utk charge | > the battery, penyamaan visi, pengaturan strategi bersama utk merambah pasar. | > Kue-nya besar sekali lho. Dlm hal ini kue adalah masyarakat yg belum kenal | > Linux. | | jadi kpli ke perluasan, lalu perusahaan yang nanganin pengguna yang sudah pakai linux gitu? | enak perusahaannya dong :)) Wah...saya nggak bilang gitu Mas fade. Justru saya bilang KPLI jangan jadi ujung tombak. Do not expect too much to this foreign legion. Perusahaan-lah yg jadi ujung tombaknya. Dulu sempet saya, Riza (trustix), Iqbal (ebdesk), dan Yudi (e-solusi) mencoba meng-ujungtombak-i nya dgn event bersama. Dgn ngobrol dan gabung KPLI ini yg saya maksud dgn "battery charging". Saya pernah ikut beberapa milist LUG luar negeri (SidneyLUGs, SVLUG[silicon valley], Singapore). Menurut saya, LUG yg paling banyak ngomongin "penyebaran agama" ini adalah KPLI (maksudnya LUG di Indonesia). Di negara2 maju, sepertinya tidak perlu lagi ngomongin kemajuan. Bentuk acara mereka adalah presentasi teknologi IBM, Cisco use Linux, Penguin Computing presentation, dll dan semua urusan teknologi (teknis). Justru mereka antusias ketika salah satu pendiri Trabas (Perry) jadi pembicara tamu di pertemuan rutin Sheffield's LUG, soalnya Perry menceritakan bagaimana susahnya bangun usaha di Indonesia. | Menurutku mang masih lom terpola. 4 taon harusnya sudah terpola yah :) Iya nih kawan2. Kapan ya temu darat utk bikin polanya. ./tumpal -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

