On Sat, 9 Mar 2002, adwin wrote: > Halo para aktivis OSS ... > > diskusi soal open source yok : > Belakangan ini ada kabar bahwa software StarOffice 6.0 nanntinya > akan di komersilkan. padahal dulu ini adalah salah satu software yang > free juga. kenapa ya kok SUN tiba2x pindah ke model komersil ? Apakah > Sun kekurangan pendapatannya dr produk SO ini ?
sejak semula StarOffice memang bukan 'open source' product, jadi kenapa bingung kalo sekarang ada news seperti itu. yang saya tahu SO6 tidak free (beer) untuk linux dan windows, namun free (beer) untuk solaris. kita masih punya alternatif yaitu OpenOffice, Abiword, KOffice dll. yang opensource. adalah hak seseorang/lembaga untuk mengkomersilkan karyanya dan orang/lembaga lain punya hak untuk tidak menggunakan produk tersebut. > > trus, bisnis di open source apakah menguntungkan (dr segi bisnis)? > soalnya dr apa yg aku amati, kok belum banyak yah perusahaan yg sukses > dan mungkin bisa sebesar Microsoft. Paleng yg besar itu ya RH, > Mandrake, Trolltech. Sebenarnya open source & GPL itu menguntungkan > pemakai atau juga menguntungkan pembuatnya ? kalau pemakai jelas > sangat diuntungkan, ttp para pembuatnya itu yg jadi tanda tanya > soalnya kita yg ngga ikut buat bisa ikut dapat keuntungan dgn jualan > produk itu. Menurutku dr segi pengembangan software, dan segi > pendidikan jelas metode open source sangat bagus dan menarik. tetapi > kok dr segi bisnis (money maker) aga kurang. Sedangkan metode close > source kaya Microsoft, yg jualan produk dan jual service bisa besar > dan semakin besar malah. jualan produk (barang) memang berbeda dengan jualan jasa (service). kecenderungan bisnis sekarang bergeser dari product marketing ke service marketing, tidak terkecuali microsoft dll. produk hanya sebagai lantaran untuk mendapatkan service, misal windows xp bergantung pada layanan online untuk melakukan beberapa fungsinya seperti aktivasi produk. demikian juga dengan Office XP, dll. dengan memahami paradigma ini, pelaku bisnis dibidang OpenSource/Free Software perlu mengambil strategi bisnis yang tepat agar berhasil. RedHat adalah contoh yang bagus dalam kasus ini. RH tidak hanya membuat distribusi linux, namun juga jasa/service konsultasi, solution provider. justru hal terakhir itulah yang menjadi kekuatan RH. sementara itu, berapa banyak produk komersial/closedsource yang gagal (ingat WordPerfect, Netware, HP-Ux, SCO Unix). Opensource/free software memberikan basis yang kuat pada komunitas pengguna sehingga komunitaslah yang mengarahkan perkembangan produk sesuai dengan yang dibutuhkan. Hal ini yang perlu kita pahami. Hampir sebagian besar produk opensource/free software diawali dengan keinginan pembuatnya untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi sementara tool/produk yang tersedia tidak dapat memenuhinya, karena: a. harganya mahal, atau b. kualitasnya tidak memadai, atau c. belum ada tool yang dimaksud. > > yg menjadi pertanyaan : > 1. apakah open source ini juga bisa digunakan untuk 'mencetak duit' > (money maker) ala windows milik MS ? silahkan cermati jawaban diatas. intinya baik opensource/free software maupun closedsource/commercial software dapat mencetak duit sepanjang tahu caranya. windows bukanlah 'money maker' bagi MS, produk lain seperti Office suite, MS Project, MSSQL, justru yang menjadi 'cash cow'. > 2. dari sisi bisnis dan sisi pembuat/pengembang software OpenSource(OS) > apakah ada keuntungannya ? > kalau yang diharapkan adalah dari penjualan produk, tentu saja tidak mudah. ingat, microsoft memiliki sejarah yang panjang untuk bisa menjadi seperti sekarang, terutama dari sisi praktek bisnis (marketing, FUD, praktek-praktek anti-kompetisi). produk-produk microsoft bukanlah yang paling baik, namun kekurangan ini ditutupi oleh praktek marketing yang sangat hebat. inilah kekuatan sebenarnya dari microsoft corp. salam -- Yudhi Kusnanto (yudhi.akakom.ac.id) <-- change first . with @ STMIK Akakom Yogyakarta -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

