Mengenai KPU ini - saya jadi ingat berbagai kasus proyek IT di UK.
Banyak sekali yang akhirnya tidak beres.

Kalau saya lihat, kelihatannya karena masalah pada project management. Jadi, 
kebanyakan proyek IT tsb manajemen proyeknya amburadul. Di kantor saya sendiri, mereka 
sampai harus menyewa konsultan manajemen proyek, baru proyek2 TI-nya pada berjalan 
lancar.
Masalahnya, tidak semua orang bertitel manager sebetulnya becus me-manage proyek. 
Vendor apalagi, kalau mereka tidak punya skillset-nya, sering malas mencari dari luar 
= me-manage pihak ketiga, yang sebetulnya kompeten secara teknis.

Saya jadi kepikiran bagaimana jika KPU tidak mentenderkan langsung proyek IT KPU ini, 
tapi menjadikannya berupa tender manajemen proyek utk sistim TI KPU.
Nah, nanti yang model-model Accenture, KPMG, dll yang bakal apply.

Lalu, nanti KPU menspesifikasikan bahwa solusi TI-nya harus berbasis open-source. Nah 
kemudian biarkan Accenture (misalnya) yang me-manage detailnya. Misalnya mencari 
konsultan Linux lokal, dst.

Dgn begini, tidak ada alasan tidak ada vendor besar yang tidak bisa meng-handle sistim 
TI KPU yg berbasis open-source. Dan sekaligus memeratakan rezeki ke bisnis-bisnis di 
daerah.
Dan kalau ada apa-apa, maka semua tudingan bisa diarahkan ke Accenture (misalnya) 
sebagai penanggung jawab proyek.

Sekedar ide.


regards,
-HS
--
Kampanye open-source Indonesia - http://www.DariWindowsKeLinux.com
Solusi canggih, bebas ikatan, dan bebas biaya


--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke