On Thu, 11 Mar 2004 21:15:15 +0700 Rusmanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Wakil pemerintah bilang, "Kami ingin pakai Linux, > tapi semua komputer dikantor kami pakai OS prop asli, > karena merupakan paket hutang luar negeri." > > Saya pikir ini juga aneh, sudah hutang masih harus beli, > kalau hibah, baru saya maklum. Oh tidak aneh Pak Rus, biasanya memang dalam paket pemberian hutang dari luar negeri, biasanya lewat CGI atau WorldBank, hutang baru diberikan jika syarat-syarat tertentu telah dipenuhi. Bisa saja dalam syarat itu ada pernyataan harus membeli software X dari perusahaan Y. > - Pemerintah sangat tergantung dg luar negeri, > sehingga tidak bebas memilih software. tidak cuma tidak bebas memilih software kok.....he..he.. -- "[In 'Doctor' mode], I spent a good ten minutes telling Emacs what I thought of it. (The response was, 'Perhaps you could try to be less abusive.')" (By Matt Welsh) -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

