On 19/03/2004 at 10:08 fade2blac wrote: >waktu itu, Thu, Mar 18, 2004 at 05:00:53PM +0000, Harry Sufehmi menulis: >> Saya pikir, bentuk asosiasi spt Aplix (atau apalah) bisa menjadi solusi semua >> masalah2 ini, dan meningkatkan intensitas advokasi Linux di >Indonesia. >> Beberapa poin-poinnya: >> 1. Aplix dibentuk oleh KPLI >Kenapa harus KPLI? Kenapa nggak terpisah secara lembaga (meskipun >orangnya yang itu itu juga)
Idenya adalah mencegah lepasnya / ketiadaan hubungan antara Aplix dan komunitas Linux Indonesia. Tapi kalau bisa terpisah namun tetap mengayomi KPLI (dalam arti bukan mendikte, tapi mendukung), why not. >> 2. Aplix dibentuk untuk memasyarakatkan Linux di Indonesia >> 3. Aplix adalah perusahaan (yayasan?) non-profit, keuntungan yang ada >sepenuhnya didedikasikan untuk tujuan Aplix. >> 4. Kekuasaan tertinggi di Aplix ada di tangan dewan Direksi >> 5. Anggota Dewan Direksi adalah semua ketua KPLI yang ada, dan kekuasaan >setiap anggota dewan direksi adalah sama. > >Kalau mau begini, KPLI-nya harus diberesin dulu secara kelembagaan. >Misal AD-ART diseragamin, mekanisme pemilihan ketua juga diseragamin. >Sebab kalau enggak, siapa saja bisa mengklaim ketua KPLI/LUG. Betul... jadi hitung2 sekalian bersih-bersih, merapikan KPLI. Juga perlu sosialisasi kpd para anggota KPLI, agar mereka turut mengkontrol para ketua KPLInya masing2. >Sedangkan kita menghindari keseragaman di antar kpli. ...Ooo >> 6. Staf Aplix bisa berupa staf voluntir maupun staf profesional >Siapa yang akan membayar staf profesionalnya? # Iuran member # Donasi rutin # Pemasukan Aplix lainnya (misal: sponsorship, trade show, dll) >> 7. Keanggotaan Aplix bisa berupa Mahasiswa, Masyarakat umum, Institusi >pendidikan, Bisnis Kecil/Menengah, Lembaga pemerintahan, dan Perusahaan - >biaya keanggotaan Mahasiswa paling murah (gratis lah) sampai yang paling >mahal adalah iuran keanggotaan Pe >rusahaan. > >Apa yang ditawarkan kepada anggota sehingga dia mau membayar iuran? At least Aplix akan melakukan kampanye dan advokasi open-source, jadi pihak2 yang punya kepentingan dg keberhasilan open-source akan tertarik utk menjadi member. Untuk mahasiswa/masyarakat/dll ini bisa dibahas lebih lanjut lagi belakangan detil-detilnya. >Dulu pernah brainstorming masalah ini di milis tetangga (mdgr), cuma >tinggal realisasi (Artinya cari orang yang mau ngedraft AD-ART, kontakin >dewan direksi (sudah ada beberapa yang bersedia) dan pergi ke notaris). >Cuma bentuknya agak beda. Just do it ajah...? cheers, HS -- Kampanye open-source Indonesia - http://www.DariWindowsKeLinux.com Solusi canggih, bebas ikatan, dan bebas biaya v0sw6Chw5ln3ck4u6Lw5-2Tl6+8Ds5MRr5e7t2Tb8TOp2/3en5+7g5HC - hackerkey.com -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

