-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE-----
Hash: SHA1

Caranya ?
Kita harus belajar dan harus bisa menghitung, berapa sih duit yang kita 
hasilkan untuk perusahaan ?
Jadi kira-kira nih kalau kita di gaji 2 jt/bulan, maka minimal kita harus bisa 
menghasilkan 10 jt/bulan (5x gaji) untuk perusahaan itu saja baru break even 
buat perusahaan.
Jadi kalau mau gaji 5 jt paling tidak harus menghasilkan 30 jt/bln (6x gaji) 
untuk perusahaan.
Mau punya gaji 20 jt/bulan ? ya paling tidak menghasilkan 300 jt/bulan untuk 
perusahaan.
Kok bisa ? ya semakin gede gaji, angka perkalian harus makin besar.
Gimana caranya kalau udah maksimal kerjanya kita ?
Kita udah kerja gila2an tapi maksimal cuman bisa menghasilkan katakanlah 18 
jt.
Ya harus naik posisi jadi manager (ngurusin manusia lainnya). Artinya gimana 
kamu juga bisa bikin orang yang produktifitasnya cuman 7 s/d 10 jt/bulan jadi 
15jt/bulan (seperti hitungan dibawah). Kamu yakin bisa karena kamu sudah 
buktikan bisa kerja sampai 18 jt/bulan.

Kalau udah jadi manager katakanlah punya 10 anak buah yang gajinya 2 jt 
berarti kan kamu harus kejar omzet minimal= 100 jt + (gaji kamu x 5)
Kalau mau gaji 10 jt sebagai manager dengan anak buah 10 orang kamu harus 
bisa:
1. Bikin Omzet (produktivitas) minimal = (10 orang x 2jt x 5) + (10 jt x 5) = 
Rp.150 jt/bln.
2. Berarti kita HARUS bisa bikin 10 orang anak buah kita itu produktivitasnya 
rata2 jadi 15 jt/bulan/orang. Baru pantas kamu di gaji 10 jt/bulan. Dan 
harusnya kamu bisa karena kamu sudah buktikan sendiri kamu bisa menghasilkan 
18 jt/bulan.
Kalau ada diantara 10 itu yang ngak bisa ? Itulah perlu ke-tega-an untuk mecat 
orang. Kalau hati kita lemah, ya jgn jadi manager apalagi mau jadi orang 
kaya.

Mau gaji lebih besar lagi ? ya harus punya anak buah lebih banyak lagi ! 
Misalnya jadi General Manager yang membawahi 10 manager tadi dengan 100 orang 
dibawahnya.
Berarti : -)
1. harus bisa bikin omzet = 10 x 150jt/bulan + ( 30 jt x 5 ) = 1,65 M/bulan.
2. artinya HARUS bisa bikin 10 manager tadi produktivitasnya rata-rata = 
165jt/bulan/manager. 

Kalau kita ngak naik2 posisinya ? ya perusahaan akan berpikir, gimana ya gue 
kick ini orang keluar dan diganti orang baru daripada harus tiap tahun naikin 
gaji padahal produktifitasnya tetap. Apalagi makin lama dia kerja makin gede 
pesangon yang harus dibayar.  

Itu angka2 kira-kira buat gambaran saja, tergantung jenis industrinya. Semakin 
maju suatu negara harusnya persentase komponen SDMnya makin tinggi.
Makanya ngak mungkin lagi bikin sepatu Nike di Amerika.

Kalau ngomong ke Bos gini,
"Bos, kasih saya 10 orang saya akan membuat mereka menghasilkan 150 
jt/bulan !, saya "hanya" minta gaji 10 jt/bulan, kalau ngak percaya boleh 
kita coba 3 bulan", kalau gagal ya siap2 cari kerja tempat lain :-)

Coba mulai dengan menghitung produktivitas kita, nanti kita akan merasa kita 
dibayar dengan pantas apa ngak.

Kalau udah sukses jangan lupa traktir saya makan ya. :-)

salam,

Ase

On Friday 16 April 2004 12:25 am, CT Lee wrote:
> On Thu, 15 Apr 2004 06:39:49 +0700
>
> Dicky Wahyu Purnomo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Justru salah ...
> > Tenaga IT Indonesia jangan mau dihargai rendah "lagi" ... sebenernya
> > tenaga utk apa pun ... wong kita gak kalah ama bule ato orang2 dr
> > negara lain koq !
>
> Gimana caranya Pak biar jangan mau dihargai rendah ?
>
> Soalnya ntar kalo pekerjaan dengan harga rendah gak kita terima,
> bisa-bisa gak makan dong, soalnya kerjaan itu diambil yang laen... :)
>
> --
> lp1 on fire
> (One of the more obfuscated kernel messages)

- -- 
Linuxindo Total Solusi, PT
www.Linuxindo.com
SMS Server ? - www.eSMSis.com
-----BEGIN PGP SIGNATURE-----
Version: GnuPG v1.2.4 (GNU/Linux)

iD8DBQFAgBCeR8UQ90iPYOIRAmopAJwLu2nCweds3IShddKsjGbxcfOFaACcDfy7
L+/X2tLLjpXFyLNe0dJ4Byo=
=4/n0
-----END PGP SIGNATURE-----

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke