Maaf baru nimbrung, mengenai masalah TI Pemilihan Umum ini, saya setuju kalau kita masih dalam tahap belajar, namun yang tidak saya mengerti mengapa proses pembelajaran langsung dimulai dalam sesuatu yang besar dan kompleks. Kalau memang masih dalam tahap belajar, mengapa tidak mulai dari sesuatu yang lebih kecil, misalnya, pemilihan gubernur provinsi DKI misalnya? Mengapa langsung dicobakan dalam sesuatu yang besar. Ilustrasinya jika belum lulus mata kuliah matematika dasar tapi ingin langsung mengerjakan kalkulus peubah banyak.
Kalau dari sisi pandang saya, sistem TI mencerminkan ketidakpedulian pemimpin terhadap rakyat. As simple as that. Mico Siahaan ----- Original Message ----- From: "Erwien Samantha Y" <[EMAIL PROTECTED]> To: "AKTIVIS" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, April 12, 2004 10:08 AM Subject: RE: [linux-aktivis] Pertanyaan seputar sistim IT KPU > Menurutku penghitungan manual yang akan di jadikan acuan memang wajar. > Karena proses keterlibatan IT dalam pemilu ini belum sepenuhnya, dan > masih dalam tahap "belajar" ini yang kita semua disini harus sadar. > > Dan yang tampak oleh kita saat ini , IT yang mereka gunakan hanya > sekedar sebagai "HIASAN" , biar orang awam dan dunia lain yang kurang > tahu keadaan sesunggugnya bisa tercengang ..*wahhh PEMILUnya menggunakan > IT sekarang* , > > Kalau orang2 ahli IT ug duduk di KPU itu bisa menerima hasil kritikan > dan masukan dari semua lapisan, yah proses "pebelajaran" akan semakin > cepat, dengan kata lain yah "memaksimalkan" system yang sudah mereka > rancang > > Kalau dilihat dari hasil diskusi disini emang ada faktor "X" yang > membuat kita2 yang melek terhadap IT merasa geregetan dan sebel dengan > apa yang di pertontonkan di PEMILU kali ini. > > Yah .., semoga saja pemerharti dan ahli IT bangsa ini bisa lebih > terntantang bahwa untuk PEMILU berikutnya, IT akan berada pada > "tempatnya" bukan sekedar "HIASAN". > > Akhir kata ..., mari kita berdoa dari HASIL PEMILU kita ini akan ada > suatu perubahan mendasar kearah yang lebih baik untuk 5 tahun kedepan. > Amiennnnnnnnnnnnnnnn .. > > > Erwien Samantha Y -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

