On Fri, 2004-06-25 at 14:28, Zakaria wrote: > > Pas lagi ngomongin bahasa pemrograman nih. > > Soal belajar, belajar aja semuanya kalo bisa pilih bahasa yang berlainan > pendekatannya. Functional, OOP, Logical dsb. > Jadi belajar saja C, PHP, Perl, Ruby, Python, LISP, Scheme, Tcl, Java, > Eiffel dan masih banyak lagi. Hampir semuanya bisa dipelajari dengan > sedikit biaya. Dan semuanya bermanfaat untuk membentuk pola pikir anda > sebagai seorang programmer. Walau tidak semuanya bisa dipakai dalam > pekerjaan sehari-hari. > > Dalam Beating The Averages http://www.paulgraham.com/avg.html Paul > Graham menjelaskan tentang fenomena "Blub Paradox" yaitu programmer > yang tidak mempelajari konsep-konsep "canggih" tidak akan tahu > manfaat dan kelebihan dari konsep-konsep tersebut, bahkan merasa tidak > membutuhkannya. Maka dari itulah perluas wawasan anda, jangan hanya > terpaku pada satu bahasa saja. Idealnya begitu. Tapi tidak semua orang bisa meluangkan waktu untuk mempelajari semua bahasa pemrograman. Butuh investasi waktu yang banyak. Yah, kalau cuma mempelajari sintanks sih, nggak butuh waktu banyak. Tapi konsepnya itu lho..... butuh waktu panjang. Dan yang membuat hidup programmer tambah rumit adalah programmer juga mesti mempelajari teknologi yang berhubungan dengan pemrograman tapi bukan bahasa pemrograman, seperti xml, web services, internasionalisasi, database, toolkit, mobile, embedded device dan lain-lain. Kalau dipikir2 mana sempat mempelajari semuanya......
Bagi saya, untuk bahasa pemrograman, idealnya dengan waktu yang sempit, pelajari 2-4 bahasa pemrograman. > > > IMW > > Wassallam, > > > -- Zakaria > [EMAIL PROTECTED] Yahoo!: z4k4ri4 > http://zakaria.is-a-geek.org > http://pemula.linux.or.id -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

