On Tue, 1 Mar 2005, fade2blac wrote:

> Ini menurut saya masih jauh di Indo. Kurang lebih aktivis Linux di
> Indonesia perjalanannya umumnya (imho) begini:
> - Masih mahasiswa/umum belajar Linux
> - Ikut komunitas, sambil tanya jawab sambil belajar
> - Jika sudah merasa jago, atau memang jagoan beneran, cari duit pake Linux
> - Ada yang entrepreneur, ada yang jadi karyawan, semua sibuk
> - Non aktif dari komunitas. Tidak lagi bertanya atau menjawab

Saya takut sepertinya memang kita (orang Indonesia) itu tidak terbiasa 
dalam berperilaku di komunitas (take and give-nya kecil), jadi selama gua 
masih bisa ambil untung gua gabung, kalau gua udah untung lebih baik 
ngacir, daripada ditanyain orang he he he

> Dulu Bli Made dan Mbak Anthi pernah melakukan survei HCI pake Linux. Ini 
> yang mensponsori perusahaan Linux. Saya pikir memang seharusnya begitu. 
> Sebab kalau terdiseminasi dengan baik, yang untung perusahaannya juga.

Sayangnya sekarang banyak persh yg memanfaatkan Open Source di Indonesia, 
tapi masih sedikit yg memberikan support baik kepada komunitas, ataupun 
kepada developer yg membuat kerjaannya dilisensikan Open Source

IMw

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke