On Fri, 12 Aug 2005, Fajar Priyanto wrote: > refleksi" > (http://linux2.arinet.org/index.php?option=com_content&task=view&id=105&Itemid=2 > > Saya yakin ada pihak2 yang gerah membacanya, karena website saya sempat kena > DDos dan down beberapa hari.), Microsoft memang benar2 mendiscount harga > produknya habis2an untuk sektor pendidikan. Hal ini tentu saja merupakan > tawaran yang tidak dapat ditolak oleh pihak manajemen. >
Salah satu kekurangan sektor pendidikan di Indoensia adalah kurang visi jangka panjang. Bahkan dibandingakan dg Namibia dan Uganda saja kita tertinggal soal ini (silahkan baca survei di www.bridges.org) Ndak heran, korting sudah bisa membuka orang tidak ngitung lain-lainnya lagi :-) IMW -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

