Saya kira sentimen anti Amerika dan sentimen anti Microsoft sudah agak sedikit kebablasan.
Coba renungkan: Pencipta bola lampu -> Thomas A. Edison -> orang Amerika Salah satu pencipta mobil -> Henry Ford -> orang Amerika Penemu pesawat -> Wright bersaudara -> orang Amerika Komputer yang Anda gunakan, berapa persen komponennya dari Amerika? Apakah itu berarti kita harus meninggalkan penggunaan komputer, mobil, pesawat, bahkan listrik? Cikal bakal internet (www) juga dari Amerika. Ingat, tanpa internet, Linux tidak mungkin berkembang seperti sekarang ini. Bagaimana Linux bisa memasyarakat kalau para aktivis dan penggunanya suka memojokkan pihak lain (dalam hal ini Microsoft)? Mereka yang notabene tadinya pengguna produk Microsoft dan ingin mulai migrasi ke Linux, tapi melihat kenyataan seperti itu bisa2 sudah keder duluan. Para aktivis Linux juga sering tidak jujur dalam mempromosikan Linux. Apa yang paling sering dipromosikan oleh para pengguna Linux? "Linux itu mudah". Ketika orang mulai belajar Linux dan menjumpai berbagai macam kesulitan, mundurlah mereka karena merasa tertipu. "Siapa yang bilang kalau Linux itu mudah?" begitu mungkin gerutu mereka. Itu sama saja dengan ketakutan orang akan jarum suntik dan ketakutan anak ketika disuruh minum obat puyer. Para orangtua sering "berbohong" dengan mengatakan disuntik itu tidak sakit, obat ini tidak pahit, dan sebagainya. Akibatnya ketika si anak merasa sakit saat disuntik dan merasa pahit saat minum puyer, mereka jadi phobia, takut jarum suntik dan takut minum obat. Anak saya relatif mudah jika disuruh minum obat. Mengapa? Karena saya selalu bilang "nak, obat ini memang pahit, tapi demi kesehatanmu, kamu harus minum obat ini". Kenyataan menunjukkan bahwa warnet yang migrasi ke Linux jadi sepi pengunjung. Banyak pengusaha yang lebih memilih merogoh kocek lebih dalam membeli lisensi Windows daripada migrasi ke Linux. Itu artinya masyarakat kita sudah terjangkiti Linux Phobia. Nah, alangkah bijaksananya kalau para aktivis Linux tidak terlalu mengumbar pernyataan2 yang bersifat negatif dan selalu memberikan informasi apa adanya tentang Linux. Dengan demikian masyarakat tidak menjadi Linux Phobia, tapi justru makin ingin belajar dan mendalami Linux. Mohon maaf jika ada kata yang tidak berkenan. Regards, Ir. Yahya Kurniawan ===================== Penulis Buku Komputer y4hy4.blogspot.com ===================== > > > Saya jadi pingin tahu: > > > Beribu-ribu orang yang demo anti-kedatangan Bush, pake OS apa ya > > > (banyak di antaranya mahasiswa)? > > > Malu dong, demo anti-Amerika tapi tetap bertahan dengan OS buatan > > > Amerika. > > > IMHO, bukti penetrasi kekuasaan Amerika yang paling nyata > > > justru di M$ Windows itu. Yang lain-lain (teror ala Bush, dsb, > tergantung > > > cara pandang, kan?) > > > Saya tidak bilang demo itu salah, tapi tindakan nyata (pindah ke Linux > :-)) > > > jauh lebih berarti daripada koar-koar di jalanan tapi tetap cinta > produk mereka. > > > > emang linux buatan mana? finlandia aja? kalau gnu gmana? > > aplikasi2 lain gmana? -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

