Betul banget.... Lupakan cacian, Lupakan permusuhan, Lupakan membenci suatu produk, personil, bangsa ataupun yang sejenisnyalah....!!!!!
Mari kita ingat..... Mari kita sadar.... Mari kita berjuang...... !!!!! Perjuangkan Open Source....!!!!! [EMAIL PROTECTED]@T= KPLI-Surabaya -----Original Message----- From: PC Linux [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: 23 Nopember 2006 10:58 To: [email protected] Subject: Re: [linux-aktivis] Linux Phobia Mohon, pak Moderator untuk meluruskan kembali milis ini agar benar-benar murni dipergunakan untuk memperjuangkan Linux, bukannya untuk memusuhi bahkan membenci suatu produk, personil ataupun suatu bangsa. pclinux.web.id On 11/22/06, Johannes Christian <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > saya setuju sekali dengan pendapat mas Yahya ini, > ada baiknya kita tidak menjelek-jelekkan produk lainnya. tapi mencoba > belajar dari kesuksesan mereka atau kelebihan produk mereka. Kenapa > mereka bisa seperti itu? > > Mohon maaf, secara pribadi saya mengakui kalau microsoft itu bener-bener > kreatif, dan sangat mengerti kebutuhan user. Kita hanya perlu klik ini > itu untuk menginstall program, konfigurasi server, dll. Bener-bener > sophisticated. Dan kalau saya lihat sih, linux juga sudah mulau > berkembang ke arah itu. Ubuntu contohnya, cenderung lebih gampang > digunakan daripada distro lainnya (pendapat pribadi). > > Mohon maaf kalau kata-kata saya ada yang salah. > > -- > viva Linux, > Jo > > > Ir. Yahya Kurniawan wrote: > > >Saya kira sentimen anti Amerika dan sentimen anti Microsoft sudah agak > >sedikit kebablasan. > > > >Coba renungkan: > >Pencipta bola lampu -> Thomas A. Edison -> orang Amerika > >Salah satu pencipta mobil -> Henry Ford -> orang Amerika > >Penemu pesawat -> Wright bersaudara -> orang Amerika > >Komputer yang Anda gunakan, berapa persen komponennya dari Amerika? > > > >Apakah itu berarti kita harus meninggalkan penggunaan komputer, mobil, > >pesawat, bahkan listrik? > > > >Cikal bakal internet (www) juga dari Amerika. Ingat, tanpa internet, Linux > >tidak mungkin berkembang seperti sekarang ini. > > > >Bagaimana Linux bisa memasyarakat kalau para aktivis dan penggunanya suka > >memojokkan pihak lain (dalam hal ini Microsoft)? Mereka yang notabene > >tadinya pengguna produk Microsoft dan ingin mulai migrasi ke Linux, tapi > >melihat kenyataan seperti itu bisa2 sudah keder duluan. > > > >Para aktivis Linux juga sering tidak jujur dalam mempromosikan Linux. Apa > >yang paling sering dipromosikan oleh para pengguna Linux? "Linux itu mudah". > >Ketika orang mulai belajar Linux dan menjumpai berbagai macam kesulitan, > >mundurlah mereka karena merasa tertipu. "Siapa yang bilang kalau Linux itu > >mudah?" begitu mungkin gerutu mereka. > > > >Itu sama saja dengan ketakutan orang akan jarum suntik dan ketakutan anak > >ketika disuruh minum obat puyer. Para orangtua sering "berbohong" dengan > >mengatakan disuntik itu tidak sakit, obat ini tidak pahit, dan sebagainya. > >Akibatnya ketika si anak merasa sakit saat disuntik dan merasa pahit saat > >minum puyer, mereka jadi phobia, takut jarum suntik dan takut minum obat. > > > >Anak saya relatif mudah jika disuruh minum obat. Mengapa? Karena saya selalu > >bilang "nak, obat ini memang pahit, tapi demi kesehatanmu, kamu harus minum > >obat ini". > > > >Kenyataan menunjukkan bahwa warnet yang migrasi ke Linux jadi sepi > >pengunjung. Banyak pengusaha yang lebih memilih merogoh kocek lebih dalam > >membeli lisensi Windows daripada migrasi ke Linux. Itu artinya masyarakat > >kita sudah terjangkiti Linux Phobia. > > > >Nah, alangkah bijaksananya kalau para aktivis Linux tidak terlalu mengumbar > >pernyataan2 yang bersifat negatif dan selalu memberikan informasi apa adanya > >tentang Linux. Dengan demikian masyarakat tidak menjadi Linux Phobia, tapi > >justru makin ingin belajar dan mendalami Linux. > > > >Mohon maaf jika ada kata yang tidak berkenan. > > > >Regards, > > > >Ir. Yahya Kurniawan > >===================== > >Penulis Buku Komputer > >y4hy4.blogspot.com > >===================== > > > > > > > >>>>Saya jadi pingin tahu: > >>>>Beribu-ribu orang yang demo anti-kedatangan Bush, pake OS apa ya > >>>>(banyak di antaranya mahasiswa)? > >>>>Malu dong, demo anti-Amerika tapi tetap bertahan dengan OS buatan > >>>>Amerika. > >>>>IMHO, bukti penetrasi kekuasaan Amerika yang paling nyata > >>>>justru di M$ Windows itu. Yang lain-lain (teror ala Bush, dsb, > >>>> > >>>> > >>tergantung > >> > >> > >>>>cara pandang, kan?) > >>>>Saya tidak bilang demo itu salah, tapi tindakan nyata (pindah ke Linux > >>>> > >>>> > >>:-)) > >> > >> > >>>>jauh lebih berarti daripada koar-koar di jalanan tapi tetap cinta > >>>> > >>>> > >>produk mereka. > >> > >> > >>>emang linux buatan mana? finlandia aja? kalau gnu gmana? > >>>aplikasi2 lain gmana? > >>> > >>> > > > > > > > > > > > > > -- > Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis > > -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

