Memang terkadang "pikiran" mereka dikemanakan ya.... atau mungkin terlalu sering tidur di rapat dewan jadi nya gak paham apa itu kebutuhan standarisasi
btw ada yang tahu tidak sich milis atau forum yang diikuti oleh kalangan petinggi negara ?? atau jangan2 tidak ada ..... karena mereka sudah terlalu kaya semua serba voice yang notabene bayar pakai uang rakyat >:( regards, Eddy Setyawan 2008/4/11 ryan_oke <[EMAIL PROTECTED]>: > On 11/04/2008, Sumitro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kami tidak tahu/tidak pernah ikut serta dalam Proses Voting di Tingkat > > Nasional Indonesia. Oleh karena itu kami harapkan ada yang dapat > menjelaskan > > bagaimana proses itu terjadi di Indonesia, dan apakah Posisi Indonesia saat > > ini untuk Voting Usulan Standar baru OOXML ini. > > > Menurut yang saya dengar dari pejabat (lembaga pemerintah yang telah > dikenal mendukung OpenSource). > Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah memutuskan bahwa Indonesia > mendukung OOXML menjadi standar pertukaran dokumen berdasarkan kajian > tim yang mereka bentuk. > > Keberadaan tim pengkaji tersebut seolah misterius karena baru > diketahui setelah keputusan BSN dipermasalahkan. > > Institusinya bersama beberapa perusahaan penentang OOXML berjuang > menggagalkan keputusan tersebut. Namun tertahan sampai pada keputusan > bahwa Indonesia bersikap pasif, tidak memberikan suara di forum > internasional. > > Mereka tengah memperjuangkan agar ODF menjadi standar pertukaran > dokumen nasional. (Informasi ini saya terima November 2007.) > > Mungkin pihak-pihak terkait yang dapat menceritakannya secara kronologis. > > -- > ryan_oke KPLI Jogja <ryan.oke at gmail titik com> > DSA Return: http://arinur.blogdetik.com/?p=10 > > > > -- > Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis > > -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

