dan itu lah yang saya rasakan jg pak...susah...susah....

On 11/27/08, st SABRI <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> tgl 26/11 malam, setelah acara open source day dengan tajuk rilis
> parti 3 distro ubuntu, opensuse, fedora. kami nongkrong di untuk makan
> dan minum sekedarnya. kami (blek, imtheface -balnkon dev-, beluts dan
> gue). lama tidak ngobrol santai, kami menikmati kebersamaan yang sudah
> lama tidak dijalani. blek selalu berkelakar, dan bersumpah akan makan
> banyak bila di  bistro-delifrance (dimana kami nongkrong) ketemu
> selain kami berempat, orang yang menggunakan laptop ber OS Linux, dan
> sekilas kami amati (curi2 pandang) dari beberapa (lebih dari 5 orang)
> yang menggunakan laptop disitu tidak satupun yang menggunakan Linux
> :=)) ... blek pun batal makan banyak. Semuanya menggunakan laptop ber
> os win-xp/vista atau OSX.
>
> Peserta open source day UI (kesan pribadi) sangat sedikit yang
> mengenal Linux, dalam acar tsb hadir dua pendekar Linux dari dua
> partai persilatan besar Rusmanto Taihiap dan Onno Enghiong.
>
> Berbagai strategi dan kerja keras dari seluruh aktivis memang masih
> sangat dibutuhkan, baik untuk membantu memperbaiki bugs, kampanye,
> testing. Tapi yang rada aneh, setiap event, penjualan merchandise
> bertema distro Linux selalu mencapai penjualan tinggi. Jadi berpikir
> bahwa ART WORK Distro Linux memang menarik khalayak umum, tapi bukan
> Software Distro-nya (LOL).
>
> Baru sadar, bila keseringan berkumpul diantara kita semua, memang
> tidak terasa, karena semuanya pasti sudah memiliki Linux pada komputer
> mereka, tapi entah dipakai kerja sehari hari atau tidak. Blek menyebut
> COMPIZ FUSION sebagai "LESS-USE (bukan Useless) AMAZING FEATURE" ...
> gue sendiri entah sudah berapa membeli buku petunjuk menggunakan
> openOffice dan menyebarkan pada kolega, tapi masih belum 100%
> berhasil, bahkan di lingkungan terdekat (Lingkungan Kerja), di kantor
> kami berjuang keras untuk 100% migrasi. melakukan test install MYOB
> di-emulasi, sudah berhasil tapi belum bisa di-implementasikan, nunggu
> waktu untuk bisa melatih end-user.
>
> Masih agak jauh tampaknya agar distro2 linux bisa mendukung mayoritas
> kerja dan kebutuhan user dan menjadi mayoritas. Pengembangan aplikasi
> dan proses iklan (kampanye) selalu membutuhkan dukungan dana amat
> besar dan ini salah satu LACKS di lingkungan Linux. Gue sendiri masih
> yakin, tanpa bergeser menjadi sebuah "industri", Linux akan tetap pada
> tempatnya sekarang, bagian dari gerakan romantisme dan hobi :=)
>
> salam
>
>
>
> --
> Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
> Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
>
>


-- 
Apapun Linuxnya....
Minumnya Teh Botol Sosro....
Just Visit http://ibunk.or.id

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke