2009/3/2 Donny Kurnia <[email protected]>: > mochamad effendi wrote: >> IMHO, dalam kasus seperti ini yang salah bukan Microsoft melainkan produsen >> netbook/laptop-nya yang gak insyaf-insyaf. Padahal dagangan mereka bisa >> lebih laris kalau mau mengikuti permintaan "manusia merdeka". > > Microsoft ikut andil pak, mereka pernah kirim surat 'ancaman' ke > produsen hardware, intinya harus tetap bundle OS Windows, dan tidak > membuka kesempatan pembuatan driver hardware tersebut untuk OS non > Windows. Banyak beritanya di luar negeri sana, pernah masuk slashdot > juga kok.
Sebagian juga kesalahan produsen, contoh: Dell netbook kalau di USA sana, ada versi Ubuntu, tapi begitu masuk ke Asia Tenggara ($ingapore pastinya yg sangat M$ minded), maka hampir pasti versi Linux dikebiri.. Konspirasi teori (spekulasi) entah Singapore yg sengaja tidak mau IT kita maju atau berhemat devisa sehingga company2 kita bisa dibeli murah, atau memang dunia IT mereka sudah dikuasai M$. Coba juga perhatikan versi Windows & Linux suatu model sangat2 jarang 100% sama spesifikasinya, pasti ada aja perbedaan, sehingga tidak bisa dihitung langsung selisih harga OS komersil... -- +----------| Mozilla Firefox 3/Thunderbird 2 - CentOS-64 5 |----------+ | Gtalk/MSN:nguik.gnuik<ed>gmail.com GSM (Mks):+62-819-4237172 | | YM:supeskrim; AIM/ICQ:459567681 CDMA:+62-411-6075172 | +------------------| http://agusbudy.wuysang.name/ |------------------+ -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

