> Pertama-tama saya mau minta maaf dulu, kalau tulisan berikut ini > terkesan menyamaratakan semua penulis buku komputer. Saya sendiri belum > pernah baca buku yang ditulis oleh Mas Yahya, jadi pandangan saya ini > murni subjektif berdasarkan pengamatan dari sampul dan sekilas isi > beberapa buku, bukan spesifik sebuah buku atau seorang penulis. > > Di Gramedia buku-buku bertema komputer sangat amat banyak sekali. Dari > yang bagus, setaraf buku-buku dari luar negeri, hingga buku asal tulis > dengan gambar sampul seadanya. Saya pernah coba baca beberapa buku yang > udah terbuka sampul plastiknya. Isinya dangkal sekali. Terkesan asal > tulis. Saya merasa kasihan pada pembeli buku-buku komputer kacangan, > alih-alih mendapatkan ilmu, malah dikasi informasi sampah. > > Buku-buku komputer kita kalah jauh kualitasnya dengan buku-buku > O'Reilly, Pracmatic, Wiley & Sons, dll. Buku tingkatan beginner sangat > mudah dipahami, disajikan dengan bahasa ringan dengan ilustrasi yang > menarik. Buku advance mengupas tuntas topik sampai ke akar-akarnya. > > Dosen saya pernah melarang mahasiswanya membaca buku programming > terbitan dalam negeri. Dia lebih percaya buku terbitan luar. Salah satu > alasannya, editor dari luar negeri melakukan tugasnya dengan baik, beda > dengan editor dalam negeri yang asal terbitin buku. > > akhir kata, mohon maaf jika ada tulisan saya yang tidak berkenan di > hati. Tidak ada maksud menuduh mas Yahya sebagai penulis buku yang tidak > bagus. Kebetulan saja yang saya reply ini adalam emailnya mas Yahya. > Mungkin kesalahan ada di pihak penerbit, tidak bisa mengemas buku dengan > menarik. > > -- > Donny Kurnia > http://hantulab.blogspot.com > http://www.plurk.com/user/donnykurnia > > > -- > Berhenti langganan: [email protected] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis > >
Mas Donny, gak perlu sungkan begitu :D Memang di kalangan penulis sendiri, fenomena itu sudah ramai dibicarakan. Masalahnya, kita gak bisa seperti penulis2 di luar negeri yang menulis dari basic sampai advance dalam 1 buku. Buku akan menjadi terlalu mahal dan makin tidak laku lagi. Strateginya, materi dipecah2 menjadi buku2 tipis dan per topik. Saya sendiripun sekarang malas nulis soal programming. Ya karena ada cibiran2 seperti itu :p. Udah nulisnya susah, kerja keras banting tulang, eh gak dihargai. Jadinya saya sekarang lebih banyak nulis soal office, karena relatif lebih mudah nulisnya dan lebih banyak orang yang terbantu (ini yang penting, bukan?) -- Regards, Ir. Yahya Kurniawan yahyakurniawan.net -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

