2009/4/23 Dichi Al Faridi <[email protected]> > > Muhidin S wrote: >> >> 2009/4/23 Dichi Al Faridi <[email protected]> >> >> >>> >>> Belum tau juga kenapa Indonesia begitu jauh.. padahal.. menurut saya >>> pribadi.. open source di Indonesia sudah sangat gencar.. baik komunitas >>> atau pun pemerintahan... Dinas-dinas punya "satuan khusus" untuk open >>> source.. ya.. walau jadi tidak fokus.. tapi itu sudah jadi ciri yang baik >>> kan? >>> >>> g tau juga redhat menilainya dari segi apa? >>> >> >> Kalau menurut saya itu itukan yg membuat redhat, jadi wajar saja. >> seberapa banyak sih pengguna redhat di Indonesia ? >> > > "*In association with the Georgia Institute of Technology, Red Hat has > carried out an open source index study and published it in the form of a > world map.*" > Jadi -mungkin- bukan diukur dari banyaknya pengguna RedHat... lagi pula > produk RedHat kan bukan hanya Linux aja..... > > -- > Salam hangat,
Menurut saya peta ini sudah lumayan akurat. Kelemahan aktivitas open source di Indonesia justru ada di sektor Industri. Untuk sektor Government dan Community, Indonesia nggak beda jauh dengan 'emerging markets' seperti China, India, dan Malaysia. Dan memang seperti itu kan kenyataannya? Perusahaan "gurem" disini saya yakin banyak yang pakai Open Source. Tapi perusahaan Indonesia yang mana sih, let's say yang revenue pertahunnya diatas 10 juta USD, dan menggunakan teknologi berbasis open source sebagai pendukung core business? -- Andry -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

