2009/4/24 Tjetjep RB <[email protected]>:
> On Fri, 2009-04-24 at 18:11 +0700, st SABRI wrote:
>
>> menurut saya sih, gak ada korporat besar/kecil yang pernah publish "kami
>> pakai OS ini itu inu" :=))
>>
>> Publikasi OS itu khan "impian" para linuxer saja
>>
>> saya pribadi berharap Linux tidak jadi Majority, tidak dipakai banyak
>> orang. Jadi saya sebagai linuxer TAMPAK SPECIAL :=))
>>
>> Mayoritas itu kadang bermakna buruk : saya miskin, maka saya kaum
>> mayoritas di Indonesia, saya lahir dari keluarga muslim, maka saya
>> mayoritas di Indonesia, makanan pokok saya nasi, maka saya mayoritas di
>> indonesia dst .. dst, <nyontek dari novel siapa tuh, lupa penulisnya>
>>
>> salam
>> ./sts
>>
>
> jangan berpikiran seperti itu mas Sabri,
>
> justru saya sebagai pengajar TIK di sekolah malah sebaliknya, ingin
> mengetahui industri2 yg sudah migrasi ke OSS...
>
> di dunia pendidikan, khususnya yg bergelut dengan TIK, jika tidak
> mengetahui lapangan (du/di), maka pengajaran OSS/proprietary menjadi
> serba salah....

Mudah pa tinggal ke http://news.netcraft.com lalu mulai ketik web site
yang familiar semacam .google.com, yahoo.com, dll lalu anda akan lihat
mereka pakai apa. Apakah mereka industri ? tentu tidak ada yang
mempertanyakan revenue google atau pun yahoo dan menganggap mereka
hanya website iseng2 kan? Pada dasarnya Linux sudah menjadi majority
tapi yah di dunianya sendiri dunia nya para GEEK, PHREAKER, HACKER,
SCRIPTIES KIDIES, DEVELOPER dan tentu saja perusahaan perusahaan
bisnis serius yang membutuhkan realibilitas dan keamanan yang tak
dapat ditawar2. Kalo mau maen Game, browsing, nonton dan semacam nya
yah pake Window$ mungkin lebih pas dengan tambahan bonus macem blaster
dan confiker tentu akan menjadikan nya nilai tambah(itu kalau anda
berusaha d bidang Game atau Antivirus dan perusahaan network
security).

Menjadikan linux mayoritas di kalangan masyarakat awam sama saja
memaksa semua orang menjadi salah satu dari GEEK, PHREAKER, HACKER,
SCRIPTIES KIDIES, DEVELOPER, dan itu saya pikir tidak akan pernah
kejadian. Tapi saya sangat support sama linux2 sekarang yang lebih
menarget masyarakat awam, secara dengan demikian saya berharap kita
punya banyak DEVELOPER, HACKER, dan sejenisnya yang dapat
mengembangkan layanan yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat luas.

So ta pikir kalau di sebut bisnis linux di sini adalah layanan tentu
bukan semata2 layanan migrasi, training, menulis buku bukan memang itu
bentuk2 layanan yang umum namun pada dasarnya terlalu kecil kan.
Sedangkan perusahaan2 linux(menggunakan Linux sebagai core teknologi
solution pada core bisnisnya) sebenarnya akan menawarkan layanan2 lain
bahkan jauh di luar IT seerti layanan finansial, akurasi data survey,
perhitungan, tapi mereka tidak akan menyebut linux semata2 karena itu
bukan BISNIS mereka.

just my 2 cent

> --
> http://tjetjeprb.wordpress.com
> 08.999.280-TRB
>
>
> --
> Berhenti langganan: [email protected]
> Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
>
>



-- 
Resza

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke