menurut saya statements "untuk teknik sipil Linux belum bisa menjawab" dikarenakan dari awal anda diajarkan menggunakan software tersebut (baca: autocad dan sejenisnya).
dan fakta yg terjadi ketika seseorang semacam bung Dedy yg notebene user geek autocad mencoba bermigrasi ke open source wajar jika statement diatas muncul. yg terjadi adalah membandingkan fitur, misal qcad punya fitur x seperti di autocad gak ya, gimp punya fitur y kayak di photoshop ga ya... walhasil proses migrasi ke open source gagal, coba seandainya ada program yg lebih bagus dari autocad tapi muahal, apa anda mau beli? berbeda ketika anda dari awal diajarkan menggunakan yg legal (baca: bukan bajakan), dan pastinya efeknya akan berbeda di kemudian hari. klo di sekolah saja menggunakan bajakan, pasti sudah bisa ditebak klo sudah bekerja ntar seperti apa (baca: membajak juga). yg paling penting dalam implementasi software (tidak hanya OSS) skrg ini adalah kesadaran untuk menggunakan yg legal. sah2 saja anda menggunakan produk komersial asal legal (baca: membayar lisensinya) 2009/5/1 Adi Nugroho <[email protected]>: > On Thursday 30 April 2009 20:49:58 Ronny Haryanto wrote: >> Bukannya untuk education ada yg free, atau minimal special discounted >> price? http://usa.autodesk.com/adsk/servlet/index?siteID=123112&id=10916786 > > Waktu sekolah/kuliah sih no problemo. > Persoalan lahir setelah lulus. > Mau beli, ya mesti dengan harga retail > Mau murah ya mesti bajak, hehehe.... > > *Dukung Pak Rus* > > -- > Salam, > > Adi Nugroho - http://adi.internux.co.id/ > iNterNUX --- http://www.internux.net.id/ > Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 53J Makassar > Tel. +62-411-834690 Fax. +62-411-834691 > CDMA:+62-411-6109535 GSM:+62-816-27-9193 > > -- > Berhenti langganan: [email protected] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis > > -- Best Regards, Cahyo Purnomo http://kampungmadura.com http://debiansurabaya.com http://niceblogger.net -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

