Fajran Iman Rusadi wrote, On 5/20/2009 2:14 PM:
2009/5/20 Rusmanto <[email protected]>:
wajar kalau ada generalisasi, bahwa yg bukan Linux itu bajakan.
Meskinya ditambah kata-kata: kecuali yang 1 persen. :)
saya suka mikir aja apakah orang make linux itu cuma karena gak bisa
bayar lisensi?
sekedar saran dari saya bagi yg ingin promosikan linux dan keluarga:
jangan cuma mengandalkan "gak perlu bayar lisensi" sebagai alasan
mengapa harus make linux. Ya mungkin itu alasan sangat bagus di masa
resesi (?) skr ini. Namun saya yakin itu bukan satu2nya alasan. Distro
Linux juga gak semuanya gratis kan? :-)
Ada satu "fenomena" yang suka saya temui: para pengguna Linux ini
ingin mengubah tampilan seperti Windows dan/atau Mac OS X. Saya jadi
mikir, ini karena memang tampilan kedua OS tsb itu memang bagus atau
hanya dalam rangka memenuhi harapan tak sampai :-)
Klo Menurut saya, Linux yang akan kita promokan ke keluarga ato orang2
terdekat baiknya adalah dengan mempelajari karakteristik orang tersebut
dalam berkomputer. Apakah dia itu seorang pekerja kantoran ? apakah dia
itu seorang desainer ? apakah dia itu seorang netter ato blogger ato
Penulis ?
Slah tau karakter tu orang, baru kita bisa membantunya dengan
menyediakan distro customizer yang sesuai dengan mereka gunakan dalam
sebuah dvd ato sebuah cd lengkap dengan manualnya.
Contohnya seperti ini, Si Adam teman saya seorang desainer, dia ingin
beralih ke FOSS/Linux karena stres dengan jendelanya yang selalu kena
virus dan virus. Maka saya sarankan dia untuk memakai distro ubuntu
(misalnya). Nah, dari situ saya sudah berbuat yang benar untuk dia. Tapi
alangkah lebih benar dan tepat lagi klo saya memberikan dia sebuah
ubuntu++. Artinya, selain saya menginstallkan ubuntu dikomputernya, saya
juga memberikan manual, howto, screngrap dari website2 tentang Gimp dan
Inkscape (pokoknya semua manual yang saya punya ke dia yang berhubungan
dengan profesinya dia). Jd selain dia mendapakan sebuah OS yang baru,
dia juga akan mendapatkan sebuah support secara langsung. Tinggal niat
dia sendiri untuk beradaptasi dengan OS yang barunya dengan mempelajari
manual2 yg udah saya berikan.
Selama ini Distro yang tersedia adalah DistroGlobal dengan manual yang
seadanya (selebihnya cari sendiri di internet dan milis :(( ). Andaikan
ada sebuah distro+kumpulan manual yang userfriendly (dari blog,web,dll)
maka distro itu akan menyelamatkan user baru seperti contoh saya diatas.
demikian dari penerawangan saya.
--
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis