Pada 31 Januari 2010 07:22, Ikhyar <[email protected]> menulis: > saya tidak berkecil hati pak, coba tengok masing2 daerah kita di > indonesia, disana banyak bertebaran beragam KPLI dan komunitas linux, > bahkan sekolah dan instansi yang mengimplementasikan linux sudah > banyak, > > malasya bisa kedengaran gaung nya krena mereka negara kecil, coba kalu > negara kita sekecil mereka wah mau di taruh di mana komunitas linux di > indonesia pasti penuh :D > > hanya kekurangan kita di indonesia, kita selalu menunggu apa kata > pemerintah dulu, padahal SDM kita baik komunitas kecil bahkan yg besar > saya rasa sudah mapan semua loh, walau masih menyesuaikan diri :D > > Pada 31 Januari 2010 22:53, syaidul akram <[email protected]> menulis: >> Pada 30 Januari 2010 19:52, Rusmanto Maryanto <[email protected]> menulis: >>> Maaf kalau judulnya agak provokatif, >>> karena tujuan saya memang provokasi dalam arti positif. :) >>> >>> Sekitar 95 persen instansi pemerintah Malaysia telah >>> mengadopsi perangkat lunak open source (OSS). >>> >>> Kata pejabat Malaysia: >>> "We want Malaysia to become a technology producer, >>> rather than exclusively technology consumers." >>> >>> Selengkapnya: >>> http://www.zdnetasia.com/news/software/0,39044164,62060853,00.htm?scid=rss_z_nw >>> >>> Rus >>> >>> -- >>> Berhenti langganan: [email protected] >>> Arsip dan info: http://linux.or.id/milis >>> >>> >> >> klo malasya 95 % smoga indonesia..bisa 100 %.... >> >> -- >> Berhenti langganan: [email protected] >> Arsip dan info: http://linux.or.id/milis >> >> > > > > -- > Salam > eko ikhyar > http://kendari.linux.or.id > > -- > Berhenti langganan: [email protected] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis > >
sepakat bro....hanya saja terkadang...pemerintah sangat lamban dalam hal ini.... kerjasama pemerintah sebagai pengambil kebijakan bersama komunitas linux sangat penting...dan peran BSA sangat di perlukan untuk meminimalisir praktek pembajakan..... -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

