2010/6/1 adi <[email protected]>: > On Tue, Jun 01, 2010 at 05:25:10PM +0700, fade2blac wrote: >> >> 2010/6/1 adi <[email protected]>: >> >>> kok 'sayangnya'. jadi menurut situ yang bagus gimana? :-) >>> >> >> Contoh yang paling riil adalah SugarCRM*). Softwarenya komplit, >> bisnisnya jalan, dan kode program tersedia. Dia menjalankan SaaS dan >> lisensinya GPL versi 3 yang sangat strict. Jadinya paradoks, menurut >> kacamata Stallman. Makanya sayang.. :-) >> >> *)http://www.sugarcrm.com/crm/download/sugar-suite.html > > saya bukan pebisnis jadi nggak gitu ngerti sebenarnya. dan nggak > relevan komentarnya :D > > maksud stallman itu kurang lebih: 'orang dibayar kalau bekerja'. > jadi misal menulis software, ya dia dibayar saat menulis software > itu. setelah itu kalau software dicopy-copy ya cukup dikenakan > biaya sebagai ganti biaya pengcopyan saja. > > SaaS itu tidak ada bedanya dengan menjual lisensi kan. maksudnya > untuk software yang sama, kalau yang memesan 100 berarti dia > dibayar 100x. Nampaknya yang seperti itu yang tidak dimaui oleh > Stallman.
Pa kalo modelnya kaya software2 yang ada di mobil2 mewah termasuk yang copy2 ini kah ....?, kita tau semua mobil mewah dengan fitur2 cangih pake software buat sensor ma micronnya. Trus apakah yang model begitu juga tiap yang beli mobil baiknya dapet source codenya? > kalau yang dijual usahanya, kayaknya sih boleh saja. misal ada > semacam 'roadmap' pengembangan software, termasuk perbaikan bug. > di situ ada daftar kegiatan. tiap-tiap daftar kegiatan itu ada > harganya masing-masing. dan siapa pun cukup membayar 1x untuk > setiap kegiatan. model bisnis seperti yang diimpikan stallman > ini pun sebenarnya belum ada :-) > > Salam, > > P.Y. Adi Prasaja > > -- > Berhenti langganan: [email protected] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis > > -- Best Regards Resza Ciptadi -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

