2010/6/1 dheche <[email protected]>:
> Pada 1 Juni 2010 23:37, adi <[email protected]> menulis:
>>
>> maksud saya gini, kalau misal ada yang membayar, kenapa harus
>> membayar? apa bedanya dengan yang tidak membayar? kalau yang
>> 'berlanggan' ada 100, apakah berarti penjual untuk software yang
>> sama mendapat 100x bayaran?
>>
>> kesampingkan dulu biaya bw dan colo atau biaya yang lain selain
>> biaya software.
>
> Lha ya itu, nggak ada bedanya (dr sisi aplikasinya) antara yg bayar
> atau yg gratis.
> Karna yg dijual solusi (resouce+support dkk tadi).
>
> Mirip seperti misalnya saya bikin persh hosting, trus saya pasang
> semua software pendukung pake software FOSS. pelanggan bayar ke saya
> bukan unt lisensinya, tapi unt sewa resources.
                                                   ^^^^^^^^^^
                            Jadi bukan jualan/sewa software kan tapi resource

Pertanyaannya jadi begini, bilanglah saya indomart misalnya yang POS,
mesin timbang, EDC(buat bayar pake kartu), semuanya memakai FOSS.
Apakah ini termasuk bisnis 'ala Free Software'? atau bahkan termasuk
bisnis software manapun, Sedangkan bisnis saya bukan jualan software
tapi jualan indomie, you-C1000, beras, gula, dll.

> ps.
> Tentunya ada juga model SaaS (Freemium? atau biasanya ada "community
> edition") yg antara aplikasi unt pelanggan berbayar beda dg aplikasi
> yg bisa bebas diunduh. Model yg seperti ini juga yg mungkin kurang
> disukai Stallman.
>
> --
> [ dheche ]
>
> --
> Berhenti langganan: [email protected]
> Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
>
>



-- 
Best Regards

Resza Ciptadi

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke