On Thu, 11 Nov 2010 21:47:26 +0700
Eko Budhi S <[email protected]> wrote:

> Belum mudheng ... kok masih dianggep yang ngeluarin uang pemerintah
> ya. Itu kan hasil bayar pajak (setelah dipotong pula oleh Gayus dkk).

Kan memang yang mengeluarkan uang pemerintah. Urusan pajak kan beda.

> Saya sich berharap kawan-kawan ada yang benar-benar memanfaatkan dana
> tsb, sehingga mereka yang telah memperjuangkan tersusunnya anggaran
> tsb, benar-benar termanfaatkan ...

Setahu saya, anggaran tersebut dibuat sudah ada plot-plotnya. Kalau
untuk dibelokkan mungkin susah.

> 
> Kalau evaluasinya ke diri sendiri, kok enak tenan ya SBY ... kita
> bayar pajak, terus dia pakai ... terus yang ditanya rakyat lagi ...
> masing-masing rakyat sudah pake IGOS belum ... :(

Kalau evaluasi diri sendiri tidak mau, itu namanya sombong. :)
SBY enak menurut kita, tapi belum tentu menurut dia, tapi saya yakin
beliau tidak tenang tidurnya. 
Jadi presiden di negeri ini susah. Wong negeri isinya banyak malingnya. 
malingnya keren-keren pula. Mau nyoba
jadi presiden?

IGOS itu sebenarnya apaan sih? 

Saya tahunya IGOS ya IGOS Nusantara (distro lokal yang saat ini ada dua versi), 
IGOS Center (kalau saya
tidak salah, fungsinya untuk menyebarkan penggunaan FOSS dan berfungsi
sebagai Helpdesk Center).

Banyak berita yang saya dengar kalau pemerintah membuat aplikasi
opensource ini dan itu. Tapi seperti thread di atas, "Talk is cheap
show me the code".

Mungkin saya yang gaptek karena tidak bisa mencari informasi-informasi
terkait.

Demikian.
Haris

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke