On 5/16/2001 08:16 AM, Bambang Nurcahyo Prastowo wrote:
>Oki DZ wrote:
>
>>BTW, pemrogram Perl yang bagus itu yang bagaimana coba...?
>>Dibagus-bagusin programnya, tetap saja tidak kebaca. :-)
>>Oki
>Sebenarnya perl menjadi nampak ruwet karena habitatnya
>yang penuh dengan regular expression. Operatornya biasa-biasa
>saja. Oh ya.... itu default "$_" memang suka membuat pembaca
>program perl mengernyitkan dahi. Selebihnya, Perl adalah
>interpreter C; tentu saja dia mewarisi segala kelebihan dan
>kekurangan C.
>Prastowo

justru operatornya banyak (semua yang di C kecuali operator
pointer, plus operator2 regex: =~ !~ s///, m//, tr///, operator2
quoting: q(), qq(), qr(), qx(), ``, dsb.) operator2 regex dan
quoting pun bisa pake delimiter yang berbeda. belum lagi banyak
variabel special yang namanya pake simbol. $_, $', $1, $2, $3,
..., $`, $/, @_, dsb sehingga akhirnya di mana2 ada simbol
nonalfanumerik :-)

--
sh


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke