On Tue, Jul 20, 1999 at 04:13:20PM -0700, Steven Haryanto wrote:
Steve > Kritik saya buat Mikrodata + kata pengantar pengasuh Mikrodata Juni 99 :)
Steve > 
makasih infonya Steve (gue nggak pernah beli majalah local, soalnya emang kagak
mutu!), gue mo nambahin, gatel neeehhhhh.

Steve > [...]
Steve > Maaf kalau saya kedengarannya sinis. Pesan saya cuma satu, yaitu bagi
Steve > pengasuh: ayo tingkatkan lagi kualitas Mikrodata. Saya ingat dulu Mikrodata
Steve > pernah menjadi salah satu bacaan kesayangan dan panduan utama saya.
Steve > 
gue malah lebih sinis neeeehhhhh......

Steve > ===
Steve > Working with Linux? No way!
Steve > 
baca mikrodata? no way! gimana kalo kita boikot aja nih majalah? bener kata
Steve, bener2 kagak profesional, nggak pantes jadi media di lingkungan
IT, atau mungkin anak yang satu ini aja yang ngedablek dan editornya ngantuk?
too bad, kita masih di sodorin sampah spt ini.

Steve > Belakangan ini sebuah sistem operasi yang tergolong tua mulai di sukai
Steve > banyak orang. Alasan yang paling kuat ialah sistem operasi ini memiliki
Steve > performance yang bagus dan gratis. Tidak lain tidak bukan ialah Linux. Saat
Steve > ini Linux sudah mencapai versi 6 untuk Red Hat Linux.
Steve > 
gile dr mana versi Linux = versi RedHat? dan tua? rasanya dos lebih tua, dan
Linux baru versi 2.2.x.
siapa bilang Linux gratis? terlepas dari adanya cd di mangga 2 (yang juga nggak
gratis), untuk mendapatkan Linux, dibutuhkan usaha dan perjuangan, that's the 
price. gue harus download (slackware di mid taon 95) pake dial up connection 
Indonet! butuh 2 bulan untuk download semuanya, nggak gratis, berapa biaya untuk 
connection? dan dibayar juga dengan belajar dan ketekunan baca manual, dan 
documentations sehingga Linux bisa jalan dan service gue dengan baik.
dan alasan paling kuat adalah kepuasan untuk bisa belajar!

Steve > Mulai digemarinya Linux di berbagai kalangan bisa dilihat dari banyaknya
Steve > artikel Linux yang muncul di majalah kesayangan kita ini. Bahkan artikel
Steve > mengenai Linux sudah bisa dipastikan ada setiap bulannya. Dengan
Steve > gembar-gembor yang tak kalah menyerah, akhirnya pemakai PC yang awam akan
Steve > UNIX mulai melirik Linux untuk dicoba.
Steve > 
perasaan, majalah situ yang ikut nulis kapan? sorry bukan majalah kesayangan
gue! your magazine (baca tabloid) bukan level gue.

Steve > Well, sayangnya Anda jarang menemukan artikel Linux yang berisi penilaian 
Steve > objektif. Jarang sekali yang terang-terangan membuka "boroknya" Linux.
Steve > 
keep dreaming, borok cuma ada di wirdoz......

Steve > Kalau Anda bertanya kepada perkumpulan Linux (di Indonesia namanya KPLI
Steve > atau Kelompok Pengguna Linux Indonesia), sulitkah memasang Linux? Jawabnya,
Steve > "mudah kok". Kalau Anda bertanya bisakah Linux bergaya seperti Windows yang
Steve > user friendly dan notabene sudah mendarah daging dengan masyarakat PC
Steve > Indonesia? Jawabnya, "Anda bisa pakai XWindows". Sayangnya kenyataan sering
Steve > berkata lain.
Steve > 
soal gaya jawaban gue cuma satu:
   http://eworld.indoglobal.com/eworld/index.html#bs
dan harusnya "Anda bisa pakai X window" pisah dan tanpa 's'!
soal user friendly lagi? mas Made!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Steve > Pada beberapa kasus memasang Linux (saya mencobanya dengan Red Hat Linux),
Steve > tidak semudah yang Anda bayangkan dan pada beberapa kasus lain sangat mudah
Steve > sekali bahkan tanpa kesulitan sedikit pun. Mudah atau tidaknya bukan
Steve > kesimpulan yang saya ambil sendiri, tetapi pernyataan langsung dari orang
Steve > awam Linux yang memasangnya.
Steve > 
that's only one answer, you don't have enough brain to deal with it, eat that!

Steve > Hal yang membuat orang tertarik dengan Linux ialah XWindows-nya. Seperti
Steve > yang saya katakan tadi, orang Indonesia sudah terbiasa dengan Windows, dan
Steve > sekarang aplikasi mode teks sudah banyak ditinggalkan. Kalau mereka disuruh
Steve > balik lagi ke mode teks bersama Linux, pasti mereka lebih suka beralih ke
Steve > mesin tik. Karenanya XWindows-lah yang diincar.
Steve > 
sekali lagi "X window", bener kan gue bilang, kagak cukup isi otaknya ;), sekali lagi,
   http://eworld.indoglobal.com/eworld/index.html#bs

sisanya gue cut aja lah, banyakan gue caci maki, ntar doski frustasi dan mulai
nulis yang bagus2 (tapi salah) ttg Linux, kita juga yang repot ;),
apapun kata orang, gue tetep pake Linux, gue bisa bebas berexpresi, belajar, dan
belajar terus (+bergaya), tanpa ketergantungan sama siapa2 dan lebih enaknya,
gue bukan pembajak software! 

Masih pake wirdoz? Huh, pembajak, memalukan!

Best regards,
Andy
-- 
      // chandy a7 indo 607 net 607 id  -------/
    //     Linux kernel 2.2.8   XFree86 3.3.2.3
  //    Glib/Gtk 1.2.2      Enlightenment 0.16
//   Mozilla 4.51                    -------/
   Subscribe gmail Development Mailing List: [EMAIL PROTECTED]
      Official gmail Development Web Site : http://gmail.cakraweb.com
         Personal Gnome, Enlightenment, Gtk Web Site: 
            http://eworld.indoglobal.com/eworld

--------------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke