Bukan njawab, malah nanya.
Di Installation HowTo, dibilang, "Bila anda punya X memory di komputer
anda dan swap berukuran Y, maka Linux akan menganggap anda mempunya
virtual Memory sebesar (X+Y)".
Juga dibilang, "Sangat dianjurkan untuk mempunyai swap, kecuali anda
punya memory yang banyak".
Nah, kaloq pake teori swap = 2 x memory, koq logikanya jadi terbalik?
Makin besar memory, makin besar swap yang dibutuhkan.
Jadi, yang bener yang mana nih?
Logikaku sih, kaloq memory kurang, komputer jadi lambat. Kaloq swap
kurang, kita ndak bisa njalanin program lagi (kehabisan virtual memory).
Tapi aku belum nyoba sih, soalnya dengan instalasi SuSE 5.2 standar,
untuk ngabisin 32 MB RAM aja aku udah kesulitan. Apalagi ngabisin swap.
Ada yang udah nyoba?
Salam,
Adi Nugroho
> -----Original Message-----
> From: Rama [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Subject: Re: [linux-setup] Tuning Linux Performance
>
> Kayanya anda perlu tambah swap space deh.
> Hitungan untuk swap kan 2 x total memory.
> So kalo memory 48 MB perlu 96 MB swap space.
>
> Rama
> ===
>
__________________________________________________________________________
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]