On Tue, Apr 13, 1999 at 08:37:29PM +0700, Gerry Santoso wrote:
> At 10:53 AM 4/12/99 +0700, P.Y. Adi Prasaja wrote:
> >Kalau mau ngesetnya di sendmail:
> >- Jangan menjalankan sendmail daemon, queue run lakukan saja secara
> >  manual, atau secara periodik via crontab.
> 
> Saya mau tanya nih, kalau sendmail daemon nya dimati'in nanti
> yg jawab port 25 siapa? Ntar semua e-mail di tolak dong sama
> port nya, gara2x nggak jalan sendmailnya? Hmm, atau gimana?
> Maklum, sendmail saya udah ke gusur sama qmail.  :) jadi nggak
> bisa dicoba.

Mmm.. maksud saya, skenarionya kan terkait dengan masalah sambungan
yang tidak kontinyu ke internet. Asumsi saya, kalau sewaktu-waktu
saja sambung ke internet, pasang daemon smtp? Kan memang maunya tidak
terima email. Kalaupun maunya begitu (terima email), sangat tidak
dianjurkan, kasihan tetangga yang mau kirim ke mailserver kita,
padahal 'sering' down.

Jawaban sudah diberikan dengan baik oleh Mas Ronny :-)

> >- Berikan nilai 'defer' pada option DeliveryMode di /etc/sendmail.cf,
> >  ie: O DeliveryMode = defer
> >  Dengan option tsb. mail tidak akan langsung dikirimkan.
> 
> Utk intranet nya juga nggak langsung dikirim?

Sama saja, tidak akan langsung terkirim, apalagi kalau sendmail
daemon tidak diaktifkan. Pasti queue mail(s) tsb. ada disitu sampai
ada queue run. Option deliverymode = defer ini sama dengan invoke
sendmail dengan option '-odq' saat menjalankan sendmail daemon.

> >- Edit ~/.pinerc cari option 'sendmail-path' kemudian berikan nilai
> >  berupa letak/path dari sendmail binary plus optionnya, e.g:
> >  sendmail-path = /usr/sbin/sendmail -bp
> 
> option -bp utk apa ya?

Ups.. sorry, saya tidak check dulu tentang ini. Maksud saya ini untuk
menjawab pertanyaan bagaimana menjalankan sendmail via pine secara
langsung (tanpa pine kirim mail via smtp daemon di localhost).

Waduh.. kebetulan saya sudah tidak punya 'stock' sendmail sama sekali
sekarang :-) Tapi saya baca di manual exim, perintah 'sendmail -bp'
ternyata sama dengan menjalankan 'mailq' :-) jadi perintah di atas
itu tidak akan berpengaruh kalau maunya mail kita tidak langsung
terkirim tapi diletakkan di queue mail dulu.

> Di sendmail bisa nggak ya situasinya kira2x begini :
> Saya pake diald utk dial-up internet. Setiap e-mail yg ditujukan
> utk intranet, e-mail bisa langsung dikirim tanpa ngantri terlebih
> dahulu. Tapi utk e-mail yg tujuannya ke LUAR intranet, mail2xnya
> ngantri dulu, tunggu waktu yg di tentui'n atau pas ada
> connection aja (pake ip-up), jadi nggak langsung nge-launch
> diald.

Sejauh saya tidak keliru :-) cara di atas bisa dipakai
(DeliveryMode=defer). Kemudian queue run, dilakukan via ip-up (mis.
'sendmail -qf'). Nah, untuk kasus begini ini dianjurkan untuk tidak
pasang smtp daemon. Sebaiknya incoming mail, dihandle oleh ISP.
Tidak pasang smtp daemon maksudnya tidak menset sedemikian rupa agar
mx-record di dns mengarah ke server kita, yang tidak secara kontinyu
tersambung ke internet.

Salam,

P.Y. Adi Prasaja


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke