On 14 Apr 1999, P.Y. Adi Prasaja wrote:
> > >- Berikan nilai 'defer' pada option DeliveryMode di /etc/sendmail.cf,
> > >  ie: O DeliveryMode = defer
> > >  Dengan option tsb. mail tidak akan langsung dikirimkan.
> Sejauh saya tidak keliru :-) cara di atas bisa dipakai
> (DeliveryMode=defer). Kemudian queue run, dilakukan via ip-up (mis.
> 'sendmail -qf'). Nah, untuk kasus begini ini dianjurkan untuk tidak
> pasang smtp daemon. Sebaiknya incoming mail, dihandle oleh ISP.
> Tidak pasang smtp daemon maksudnya tidak menset sedemikian rupa agar
> mx-record di dns mengarah ke server kita, yang tidak secara kontinyu
> tersambung ke internet.

Udah jalan nich.. kayaknya.. hehehe.. akhirnya..
sendmail-nya seh ngga dimatiin karena kondisinya yang njalanin fetchmail
root tapi yang nerima g-me@localhost kalo sendmail dimatiin pas booting
malah jadinya dibilang connection refused soalnya port 25 nya mokat :)

So, akhirnya (en kayaknya) sendmail ngga diobok-obok, smtp setting yang di
pakai g-me@localhost tetep pakai localhost tapi setting /etc/sendmail.cf
diubah sesuai saran Pak Adi deliverymode=defer. Udah gitu aja... cuman
kalo root njalanin fetcmail.. ikutan di queue sebelon ketik sendmail -q
(pertama gua kirain ilang, padahal udah di flushed).

Gitu kira-kira laoprannya :)
makasih buat Mas Ronny, Mas Adi Prasaja, dan laennya yang dah nimbrung
mbantuin.. :)


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke