Hi miliser. Saya punya beberapa pertanyaan...
1. Apakah inode sama dengan cluster pada filesystem FAT?
2. Sebaiknya pada waktu pertama kali setup partisi ext2, inode density
yang dipakai berapa?
3. Apakah ada downside dengan memilih inode density terkecil (1024)?
4. Apakah mungkin kita tidak bisa menambah file ke dalam filesystem dengan
alasan kehabisan inode padahal masih ada cukup free space?
Bagaimana logika hal ini? Koq bisa kehabisan inode padahal free space
masih ada? Bukankah waktu pertama kali buat ext2 semua space dialokasikan
menjadi inode-inode?
OK segitu aja dulu. Thanks bagi yang mo menjelaskan...
Real programmers don't write in FORTRAN. FORTRAN is for pipe stress
freaks and crystallography weenies. FORTRAN is for wimp engineers who
wear white socks.
Best regards,
-= J o h n =-
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com