On Thu, Apr 15, 1999 at 09:48:19PM +0700, -= J o h n =- wrote:
> Hi miliser. Saya punya beberapa pertanyaan...
>
> 1. Apakah inode sama dengan cluster pada filesystem FAT?
agak beda... CMIIW ya, inode itu pointer ke lokasi fisik di harddisk...
cluster itu bisa disamakan dengan blok di ext2..
> 2. Sebaiknya pada waktu pertama kali setup partisi ext2, inode density
> yang dipakai berapa?
tergantung keperluan... biasanya defaultnya udah reasonable, kecuali
kalau mau bikin news spool file, filenya kecil2 dan banyak, inode bisa
cepat habis sebelum space habis...
> 3. Apakah ada downside dengan memilih inode density terkecil (1024)?
inode bisa habis dengan cepat sebelum spacenya habis..
> 4. Apakah mungkin kita tidak bisa menambah file ke dalam filesystem dengan
> alasan kehabisan inode padahal masih ada cukup free space?
iya, itu kalo inodenya habis...
> Bagaimana logika hal ini? Koq bisa kehabisan inode padahal free space
> masih ada? Bukankah waktu pertama kali buat ext2 semua space dialokasikan
> menjadi inode-inode?
bukan, inode itu pointer, bukan block...
--
Linux 2.2.2-ac7 #1 Tue Mar 9 13:15:38 JAVT 1999 i586 unknown
5:18pm up 13 min, 0 users, load average: 1.14, 1.08, 0.71
Linux users will not turn off their computer by
clicking a button labelled "Start"...
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com