On 26-May-1999, Adhi eN wrote:
> Pada tanggal 24-May-99, Bambang Sumitro nulis demikian:
> > Untuk perintah dasarnya sama, karena Solaris dan Linux sama-sama Unix, tapi
> > untuk administrasi sistemnya tentu saja berbeda.
> 
> Nambah dikit:
> Tetapi untuk 'kelengkapan' command line based program, jauh lebih
> enak pakai Linux. Hanya saja, saya belum menemukan padanan 'snoop' di
> Linux. Shellnya pun terbatas, hanya sh dan ksh, tidak se'kaya' yang
> ada di Linux.

On 27-May-1999, Adhi eN wrote:
> Pada tanggal 26-May-99, Bambang Sumitro nulis demikian:
> > Kalau masalah program, sebenarnya kalau ada source codenya bisa dicompile
> > sendiri.
> 
> Itu kalau ada compilernya.
> Di sini, lib-lib compilernya udah pada berantakan. (Eh... librarynya bisa
> didownload nggak ya ?)

Maksud saya, itu Sdr Bambang lagi menjawab pertanyaan bedanya Solaris
ama Linux, trus anda nambahin kan dibilang Solaris nggak selengkap
Linux. Trus Sdr Bambang bilang kalo ada source codenya bisa dicompile
sendiri, jadi nggak kekurangan aplikasi. Tapi anda bilang lib2
compilernya di tempat anda berantakan, nah berarti anda membandingkan
"Linux" ama "Solaris _anda_" dong.. hehehe..

Bukannya suruh ganti subject.. hehehe...

Tapi emang ini OOT ah.. udahan yuk.. :)

-- 
Ronny Haryanto

--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke