At 01:08 AM 5/26/99 +0700, Adhi eN wrote:
>Nambah dikit:
>Tetapi untuk 'kelengkapan' command line based program, jauh lebih
>enak pakai Linux. Hanya saja, saya belum menemukan padanan 'snoop' di
>Linux. Shellnya pun terbatas, hanya sh dan ksh, tidak se'kaya' yang
>ada di Linux.
>(Fyi, saya masih pakai SS5, SunOS 5.5.1 aka Solaris 2.5.1, jadi mungkin
>agak bias)

Kalau masalah program, sebenarnya kalau ada source codenya bisa dicompile
sendiri.
Bahkan sebenarnya sudah ada program paket yang bisa langsung diinstall di
Solaris tanpa harus di compile ulang. Semacam RPMS di RedHat gitu. Coba
saja ke http://sunfreeware.com
Kalau perlu program apa, tinggal request ke webmasternya untuk dibuatkan
paketnya.
Sebagai tambahan informasi, untuk sistem operasi Unix, Solaris adalah
sistem operasi yang paling banyak aplikasinya setelah Linux, karena
kebanyakan Universitas di sana menggunakan Sun.


>Kernel Solaris, biasanya pakai penamaan alfabet, misalnya :
>sun4m, sun4c, sun4w, dsb. Sedangkan Linux pakai angka major, minor,
>dan patchlevel macam 2.0.36 
>O, ya, ada kernel umum untuk segala mesin Solaris, yaitu genunix, tapi
>besar sekali ukurannya.

sun4m, sun4c, sun4w itu adalah kernel yang spesifik ke arsitektur mesin
Sparc-nya Sun, bukan  peningkatan versi kernelnya. Biasanya peningkatan
versi kernel akan menyebabkan perubahan nama OS, tapi tidak berlaku
kebalikkannya.
Gunakan command "uname -m" untuk mengetahui jenis mesinnya.

Terima kasih.

Regards,
Bambang

--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke