> Kalo mau bermanual ria, jalanin aja "panel" ama "gmc" nya lewat Xteminal,
> trus save session :) jadi lain kali kalo pakai window manager dipanggil
> juga tuch panel ma gmc
hmm... saya baru bisa make GNOME lewat xterm pake "panel &" ..nggak tau tuh
gimana caranya make "gmc".. new-bie buangeet...!
sebenarnya saya suka aja make yang cara manual, tapiii kemaren ada "calon"
new-bie Linux disini yang mengeluhkan "Too much typing" alias Linux kurang
user-friendly... saya juga rada repot juga berargumen pas ditanya bagaimana
prospek Linux dan aplikasinya sebagai alternatif Windoz+Office-nya..karena
dirasa kurang praktis bagi pemakaian SOHO.. too much "typing" than
"clicking"..!
Gimana nih yangOld-bie bantuin dong saya bikin argumen....
> soalnya disini pakai window maker plus
> panel udah lebih dari cukup daripada pakai KDE, malah panel nya Gnome
> include link ke Kpanel.. jadi memory cukup kecil pemakaiannya, ngga
> segendut pakai KDE.
tul.! saya juga pertimbangannya efisiensi memory, tapiiii... ingat lho umumnya
end-user di Indonesia lebih tertarik sama program yang nawarin GUI yang
seronok tanpa mempertimbangkan faktor efisiensi... mentang mentang make P II
dan RAm yang gendut...
Thanks
Imam
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com