Waktu itu, Oki DZ menulis:
> On Thu, 10 Feb 2000, Muhammad Baja Aksha wrote:
> IMHO, idealnya sih parent cache-nya adalah squid punya ISP; jadi transfer
> datanya tidak lewat jalur internasional (asumsinya, kalau ke LN jalurnya
> lebih sibuk, gitu. Jauh lebih cepat dari site-nya ISP ke site kita.)
Yupe, logikanya juga begitu. Kenyataannya, lebih kenceng parent yang di
'luar' dibanding di ISP (ISP ini kebetulan juga menggunakan satu mesin
linux yg ada squidnya) Kalau di test ping sih, reply dari keduanya (ISP dan
bo2.cache.nlanr.net) gak beda jauh. :)
Tetapi kalau ada masalah di ISP (misalnya 'macet' atau link ke pusat putus)
... yah apes. (semuanya juga tau, yak :))
> > telah mengalahkan tetangga-tetangga warnet juga. (dengan membuat survei
> > lisan ke customer)
>
> Tetangganya mungkin pakai Wingate :-)
Hehe. Tetangganya tak installin Linux juga kok ('n no cheating lho). :) Dan
semua pakai SQUID tetapi gak pakai WWWOFFLE. :-). Kalau mau WWWOFFLE kudu
gantiin waktu yg kepake semaleman gak merem.
p/s: ada yang menarik. saya baru coba FREESCO (www.freesco.org) dan lumayan
bisa buat ip-masq dan dail-in juga. :-) ... gimana mas IMW, kalau buat
proyek kecil-kecilan untuk distro Indonesian Linux dimulai dari mini-Linux?
Kira-kira kernel yg mana ya yang 'cocok/stabil' buat mini-distro?
--
Muhammad Baja Aksha
===========================
http://www.pointer.web.id/
===========================
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]