On Sun, 12 Mar 2000, Romie Djapri wrote:
> 386/486 ini nggak bisa menginterpretasikan tahun 2000 dan dikategorikan ke
> hardware yang terkena dampak Y2K. Nah seandainya Linux diinstall di machine
> yang terkena dampak Y2k ini apakah bisa dijadikan sebagai Production server?
Ya kalau untuk email server dan web server yang load-nya tidak terlalu
besar (user < dari ~100), bisa saja. Untuk email, kan tanggalnya
menggunakan tanggal mesin client-nya.
> Apalagi dijadikan database server dari E-commerce atau internet banking ?
Wah, ini sih bakalan terlalu berat dong (lagian, masak sih perusahannya
tidak mau beli h/w yang lebih besar?).
Kalau untuk test sih bisa saja (usernya sedikit); di mesin 486/66
saya (16MB ram) ada MySQL, Sendmail, Apache, ftp server, nfs server, Coda
server, jalan normal saja (kalau NT dg. spesifikasi h/w seperti itu dan
server/daemon tersebut, mungkin boot terus diem aja :-).
BTW, kalau ada yang pasang Coda dan tidak pakai partisi untuk log dan
RVMnya, tinggal bikin file pakai dd (dd if=/dev/zero of=...) dan lalu
di-assign buat log sama RVM. Lumayan, bisa jalan via modem 56K. Di mesin
lokal bisa dipasang cache, jadi file data kita bisa diedit saat sambungan
komunikasi terputus, dan nanti diintegrasikan dengan file yang ada di
server saat sambungan on lagi.
Oki
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]