Hi,
Sorry semua jawaban saya rangkumkan jadi satu...langsung dibawah ini..
> Ya kalau untuk email server dan web server yang load-nya tidak terlalu
> besar (user < dari ~100), bisa saja. Untuk email, kan tanggalnya
> menggunakan tanggal mesin client-nya.
Memang sih... selama loadnya nggak besar sih oke saja... Cuma bukan maksdu say
akalau semua daemon digabung jadi satu...cuma misalkan tiap daemon 1 pc..
gimana ?
> Wah, ini sih bakalan terlalu berat dong (lagian, masak sih perusahannya
> tidak mau beli h/w yang lebih besar?).
Memang seperti yang telah dikemukakan oleh yang lain (Ronny, Yudhi, dll), tidak
reaseonable sih pake 486 sebagai server E-commerce.. just guessing.. siapa tahu
ada... kan kita bisa lebih bangga lagi menggunakan linux..he..he..he..8-)
> Kalau untuk test sih bisa saja (usernya sedikit); di mesin 486/66
> saya (16MB ram) ada MySQL, Sendmail, Apache, ftp server, nfs server, Coda
> server, jalan normal saja (kalau NT dg. spesifikasi h/w seperti itu dan
> server/daemon tersebut, mungkin boot terus diem aja :-).
seperti yang saya kemukakan diatas..gimana kalau tiap daemon tersebut 1 pc..?
Apakah cukup kuat dengan memory 128M ?
> kalo dari sisi OS/Apps yang udah y2k compliant, nggak ada masalah. masalah
> muncul kalo abis booting, tanggal nggak diset ulang (yang penting
> tahunnya, jam/tanggal/bulan masih OK) dan system baca tanggal (awalnya)
> dari bios.
Oh yah ? kalau gitu selama nggak diboot...berarti nggak masalah kan ?
Oke juga kalau gitu... ?
Saya sebenernya hanya ingin tahu sejauh mana penggunaan 486/386 dengan di
install linux.. kalau banyak yang pakai..itu baru good....
Kok belum ada komentar dari bapak kita IMW yah mengenai hal ini.. 8-)
RD
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]