On Wed, 26 Jul 2000, Utari Wijayanti wrote:

> > 
> > Oh iya ketika ditampilkan di display, ada faktor t-Think lainnya yaitu
> > visualisasi (ini dibahas oleh Tullis)
> 
> kalo begitu relatif .. CMIIW.
> untuk beberapa orang, meskipun ada pilihan kecenderungannya lebih suka
> menggunakan shortkey termasuk saat menjalankan program under windowz.
> Sehingga nilai t_think sangat kecil.

He.he.he memang relatif tapi namanya model yang men-generalir, maka akan
berlaku pada suatu nilai "average".

t_think ini ditentukan, antara lain juga oleh "cognitive load" (jumlah
pilihan untuk melakuakn suatu task, akan menentukan hal ini) juga tingkat
resiko dari pilihan itu akan menentukan t_think ini

Misal ketika menjawab dletel all Y or N (walau cuma satu karakter dan
pilihannya ada 2, orang akan memiliki t_think yang lama).

Nah di sini "power" dari User Interface sistem yang Open Source, kita
(orang yang masang sistem) bisa mengatur (bisa bukan berarti langsung ada
lho) agar sistem memiliki beban kongnitif yang rendah bagi user.

Misal orang yang lebih suka memfokuskan penghilatan di sisi pojok kanan
atas, mengapa harus dipaksa memulai pekerjaannya dari menenekan tombol di
pojok kiri bawah ?

Memang kalau lama-lama dipaksa maka akan terbiasa juga 8-)

IMW



--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke