On Thu, 16 Nov 2000, ocky wrote:
> terus saya cobain deh DEBIAN 2.2 -nya.
> setelah install berhasil. saya mulai bingung untuk mulai mendetect VGA CARD,
> SOUND CARD, PRINTER, dll.
> kalo di SuSE kita kenal YaST.
> terus ada SETUP di RED HAT.
> ada DrakConf di MANDRAKE.
> kalo di DEBIAN koq saya cari-cari tidak ada ya?

Kalau mau distribusi Debian yang model SuSe, atau RH, bisa pakai Corel.
Distro Debian (yg. dari www.debian.org), instalasi OSnya relatif manual.
 
> terus saya juga kesulitan untuk resolv, alias gak bisa browsing dan ping.
> sedangkan untuk chat udah bisa.
> apakah /etc/resolv.conf nya yang harus diedit?

Konek pakai dial-up? Waktu bikin koneksi, apa pakai pppconfig? Barangkali
lupa memasukkan nomor IP DNS server di pppconfig. /etc/resolv.conf
digunakan untuk DNS server lokal (LAN), begitu PPP jalan, isi resolv.conf
akan diganti dengan apa yang di-set via pppconfig.
 
> eh satu lagi. kalo mo install paket .deb gampang lho!!! tinggal ketik
> debian#  dpkg -i paket.deb
> lebih asik menurut saya dibandingin RPM ? hehehehehehe...

Itu kalau paketnya sudah didapat, baik dari CD maupun download (sudah ada
di hd lokal). Kalau mau pasang program yang belum ada di CD tersebut
(versi lebih baru, atau yang memang tidak ada di situ), lebih baik
menggunakan APT; program instalasi software on-line. Kalau mau cari yang
dari www.debian.org, isinya /etc/apt/sources.list pakai yang standar saja.
Tapi kalau mau download (dan sekaligus pasang) software dari tempat lain,
bisa ditambahkan sumber software-nya di file sources.list tersebut.
Misalnya, kalau mau pasang aplikasi Helix Gnome, dari www.helixcode.com,
bisa ditambahkan:  
deb http://spidermonkey.helixcode.com/distributions/debian unstable main. 
Atau misalnya supaya bisa download source code dari www.debian.org: 
deb-src http://http.us.debian.org/debian unstable main contrib non-free
Dan setelah diedit, daftar paketnya mesti di-update:
apt-get update

Untuk Debian "potato", yang sekarang itu termasuk distro "stable", jadi di
dalam file sources.list tersebut, di tempat "unstable" mesti pakai
"stable". Kalau disitu dituliskan "unstable", nanti distribusi software
yang didapat adalah "woody"; unstable, atau dalam kata lain, masih dalam
taraf pengembangan.
 
> eh yg terakhir ampe lupa. kalo mo d/l lib semisal libc.so.5 atau libncurses
> dsb-nya itu dimana?
> terus di copy kan ke /usr/lib ? sorry dumb question. ;p

Ya langsung saja (asal koneksi PPPnya sudah betul):
apt-get -b install libc5
apt-get -b install libncurses5

Opsi "-b" supaya setelah download, sekalian copy-nya ditaruh di
/var/cache/apt/archives; jadi misalnya ada problem, bisa di-remove, dan
lalu dipasang lagi pakai dpkg. Mm... tapi CDnya punya ya? Kalau begitu
sih, dicari saja file .deb yang berisi libc5 di situ, lalu pasang pakai
dpkg.

BTW, kalau Xnya sudah jalan, untuk instalasi software bisa pakai
gnome-apt. Fungsinya ya sama saja dengan apt-get, hanya saja grafis.
Lebihnya, daftar paket yang bisa dipasang ada listnya, jadi kita bisa
dengan mudah memilih. Kalau apt-get kan mesti tahu dulu nama paketnya
(bisa via pencari nama paket di www.debian.org).

> terima kasih,
> ~ Belteshazzar ~

Oki

--
NetSaint was written in C and is designed to be easy to understand and
modify to fit your own needs.
                http://packages.debian.org/unstable/net/netsaint.html


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke