On Thu, 14 Dec 2000, S. Detta Harvianto wrote:

> Wah ... ini bakalan panjang ... 8)
> 
> Kalau mau buat server lebih baik pakai istilah partisi dinamis dan partisi
> non-dinamis. Misalkan partisi buat server Web, Squid, Mail, Database dan
> Windows 98 :
> 1  /win
> 2  / (root)   = inode 4096
> 3  /home        = inode 4096    --> dinamis (mis. pakai qmail)
> 4  /var         = inode 2048    --> dinamis (_semua_ log taruh di sini)
> 5  swap
> 6  /cache       = inode 4096    --> dinamis (Squid cache_dir)
> 7  /database    = inode 4096    --> dinamis
> 8  /web               = inode 4096    --> dinamis
> 9  /tmp               = inode 4096
> 10 /usr/src   = inode 4096 (nggak usah juga nggak pa-pa)
> 11 /usr               = inode 4096


Lalu bagaimana mengatur besar inode ini pada saat instalasi redhat ?
Kalau dengan slackware selalu ditanyakan besar inode untuk partisi
bersangkutan.

TIA

~yudi




--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke